Strategi Korsel Hadapi Covid-19: Tes Massal dengan Cepat!
Ilustrasi Covid-19. (FOTO: i-Stock)

JAKARTA, HALUAN.CO - Korea Selatan adalah salah satu negara yang tidak menerapkan lockdown atau karantina wilayahnya dalam menangkal penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Namun, menurut Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-Beom, sejumlah langkah progresif dilakukan oleh negaranya dalam menghadapi lonjakan virus mematikan tersebut.

Adapun inti dari langkah progresif yang dilakukan Korsel dalam melawan Covid-19 itu adalah melalui pemeriksaan kepada masyarakat secara massal dan cepat.

Mengapa ini penting: Indonesia bisa meniru langkah progresif Korsel yang bisa melakukan 20 ribu tes Covid-19 per hari. Hingga kini, Korsel sudah melakukan 466 ribu tes. Angka ini sangat jauh bila dibandingkan dengan Indonesia yang baru bisa melakukan tes Covid-19 kepada 226 orang per hari secara rata-rata terhitung sejak 31 Maret.

Konteks: Virus corona atau Covid-19 menyebar sangat cepat karena mudah menular. Menurut World Health Organization (WHO), cara penyebaran virus corona sangat cepat karena virus ini bisa bertahan selama beberapa jam di luar tubuh. Bahkan bisa bertahan hingga dua hari dalam suhu ruangan. Untuk itu, perlu langkah cepat dengan pemeriksaan agar kasus positif Covid-19 segera teridentifikasi dan langsung tertangani.

Empat langkah strategis Korsel:

  • Menciptakan metode yang aman, cepat, dan nyaman, yakni melalui tes drive-through. Dalam metode itu, masyarakat tak perlu turun dari kendaraan masing-masing untuk dapat dites. Dalam waktu hanya sepuluh menit, hasil sudah bisa diketahui.
  • Melakukan tracing dengan serius dan menggunakan berbagai metode untuk melacak dan mengobati mereka yang melakukan kontak dengan pasien positif. Tracing dilakukan dengan menggunakan jejak rekam transaksi kartu kredit, rekaman kamera CCTV, rekam jejak aplikasi telepon genggam, hingga rekam jejak GPS mobil dari mereka yang dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19. Informasi terkait lokasi tertentu langsung diberikan kepada publik sehingga mereka yang mungkin bertemu dengan pasien positif Covid-19 dapat melakukan tes.
  • Perawatan pasien positif Covid-19 dibagi dalam empat kategori: ringan, sedang, berat, dan sangat berat, sesuai dengan gejala yang ditunjukkan. Untuk gejala ringan dirawat di fasilitas yang disebut dengan Leading Treatment Centers, kemudian gejala sedang, berat dan sangat berat segera dibawa ke salah satu dari 67 rumah sakit khusus Covid-19 yang disiapkan.
  • Kesadaran dan partisipasi sipil.

Hal penting lainnya:

  • Transparansi pemerintah memiliki pengaruh besar terhadap kepercayaan masyarakat.
  • Warga Korea Selatan cukup rasional dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi kebutuhan sehari-hari, dan banyak yang melakukan karantina mandiri.


Begini Ketentuan Daerah Bisa Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar


Kata Dubes Korsel:

  • Transparansi dan kepercayaan publik yang tinggi (terhadap pemerintah) menjadi aspek penting dalam praktek pembatasan sosial (social distancing) di seluruh bagian negara.
  • Langkah pencegahan seperti social distancing dapat memperlambat penyebaran virus dengan efektif.

0 Komentar