Sudah Ada 7 Korban Meninggal, Masyarakat Jambi Diminta Waspada Penyakit DBD Saat Pandemi COVID-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi (Foto: Budi Harto)

-

AA

+

Sudah Ada 7 Korban Meninggal, Masyarakat Jambi Diminta Waspada Penyakit DBD Saat Pandemi COVID-19

Regional | Jakarta

Selasa, 28 April 2020 08:03 WIB


JAMBI, HALUAN.CO - Di tengah pandemi virus corona (COVID-19) di Jambi, masyarakat harus juga meningkatkan kewaspadaanya terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti.

Mengapa ini penting: Di Kota Jambi, Jambi misalnya, sejak Januari hingga April, Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat sebanyak 552 kasus DBD dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 7 orang.

Konteks: Dalam musim pancaroba, peralihan antara musim hujan ke kemarau selalu ditemukan kasus DPD, termasuk di Jambi. Sebab, gejala DBD dan COVID-19 nyaris sama seperti demam tinggi dan batuk, sehingga masyarakat harus lebih waspada.

Apa katanya: "Selain wabah COVID-19 masyarakat harus juga waspada terhadap serangan DBD, karena hingga saat ini terdapat 7 pasien korban DBD meninggal dunia dengan 552 kasus DBD," ujar Ida Yuliati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Senin (27/4/2020).

Data DBD di Jambi: Warga Kota Jambi yang paling banyak terkena DBD terdapat di wilayah Kecamatan Alam Berajo, Kota Jambi, Jambi dengan rata-rata penderita anak usia dibawah 15 tahun.

⦁ Januari terdapat 207 kasus DBD dengan satu korban meninggal dunia.

⦁ Februari terdapat 179 kasus DBD, dibanding Januari kasus DBD menurun sebanyak 28 kasus, hanya saja pada Februari terdapat 3 korban meninggal dunia.

⦁ Maret terdapat 133 kasus DBD dengan 1 korban meninggal dunia, bulan tersebut kembali menurun dibandingkan pada bulam sebelumnya 46 kasus.

⦁ April per tanggal 15 terdapat 33 kasus dengan korban meninggal sebanyak 2 orang.

⦁ Dari jumlah tersebut sejak Januari hingga 15 April 2020 terdapat 552 kasus dengan 7 korban meninggal dunia.

Stok PMI Menipis, JK Imbau Warga Tetap Donor Darah

Himbauan kepada warga: Masyarakat diingatkan agar dapat menjaga lingkungan, terutama dari tempat bersarangnya nyamuk DBD seperti genangan air dan sebagainya.

Bagaimana selanjutnya: "Dinas Kesehatan terus mengkampanyekan 3 M (menguras, mengubur dan mendaur ulang barang-barang bekas) berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menjaga lingkungan," kata Ida Yuliati.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar