Sumbar Putuskan Hari Ini untuk Ajukan PSBB ke Pemerintah Pusat

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika menerima kunjungan wisatawan dari China, di BIM, 26 Januari 2020 lalu. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

-

AA

+

Sumbar Putuskan Hari Ini untuk Ajukan PSBB ke Pemerintah Pusat

Regional | Jakarta

Rabu, 15 April 2020 10:13 WIB


PADANG, HALUAN.CO - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan memutuskan Rabu (15/4/2020), hari ini untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat.

Mengapa ini penting: Dalam rangka menekan penyebaran virus corona atau COVID-19 di Ranah Minang itu. Data terakhir hingga Rabu (15/4/2020) pagi, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumbar sudah mencapai 48 orang.

Konteks: Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 31 Maret 2020.

Apa katanya: Rapat terkait usulan PSBB itu akan dilakukan Gebernur Sumbar bersama bupati dan wali kota se-Sumbar Rabu (15/4/2020) siang melalui vidio conference, sesuai dengan isi surat edaran Gubernur Sumbar Nomor 360/029/ covid-19/SBR/IV/2020, Selasa (14/4/2020).

Upaya lain yang dilakukan:

• Dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, Pemerintah Provinsi Sumbar mengeluarkan surat edaran dengan nomor, 360/030/covid-SBR/IV-2020, tanggal 14 April 2020.

• Membentuk dan pemantauan (check point) ditingkat jorong, dusun, kampung, RT/RW. Dalam surat edaran tersebut, setiap jorong, dusun, kampung, RT/RW mengawasi para pendatang, untuk melaksanakan isolasi atau dikarantikan pada fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

• Melaporkan pemantauan secara berjenjang, kepada gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di kabupaten dan kota.

Dengan Status Bencana Nasional, Data Kasus COVID-19 Lebih Transparan

"Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengambil langkah ini agar tidak banyak yang menjadi korban. Dengan pemantau berjenjang, masyarakat yang terkena COVID-19 dapat ditangani secara cepat,” bunyi surat edar Gubernur Sumbar itu.

Data kasus COVID-19: Hingga Rabu pagi ini jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumbar sebanyak 48 orang, PDP 170 orang dan ODP yang masih dalam pemantau masih ada 859 orang.


0 Komentar