Sumur Tua di Bali Berisi Tulang Belulang, Terungkap Setelah Seorang Bocah Kesurupan
Ilustrasi sumur tua. (Foto: Net)

JAKARTA, HALUAN.CO - Warga Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali membongkar sumur tua yang sudah lama tertimbun. Ternyata sumur tua itu berisi tulang belulang. Warga setempat menduga sumur itu pernah menjadi lokasi pembunuhan anggota Partai Komunis Indonesia.

Salah seorang saksi sejarah, Ketut Suara, menyebutkan bahwa di zaman dulu, terdapat lima hingga tujuh orang anggota PKI yang dibunuh. Jasad mereka kemudian dimasukkan ke dalam sumur. "Dulu saat jaman PKI ada lima sampai tujuh orang anggota PKI yang terbunuh. Para korban dibuang ke dalam sumur," kata Ketut dilansir Kumparan Kamis, 5 Desember 2019.

Ketut bahkan mengaku bahwa dua di antara jasad yang dibuang ke sumur merupakan kerabatnya. Sedangkan sisanya merupakan warga Bali lainnya.

Pembongkaran sumur tua itu dilakukan setelah pemilik sumur, Kadek Suryawan meminta agar sumur yang sudah lama tertimbun itu dibongkar dan digalih kembali. Hal itu dilakukannya setelah anggota keluarganya menderita sakit.

Bahkan beberapa hari sebelumnya, anaknya mengalami kesurupan dan meminta agar tulang belulang dalam sumur dibongkar. "Beberapa hari lalu anak saya sempat kesurupan. Teriak-teriak meminta sumur tua dibongkar untuk mengangkat tulang belulang untuk diaben," kata Suryawan.

Akhirnya, dengan menggunakan alat berat, sumur tersebut digali hingga kedalaman sepuluh meter. Sejumlah tulang-belulang yang sudah tidak utuh pun berhasil ditemukan. Bahkan dari mereka ada yang berukuran kecil hingga berupa serpihan. Sehingga tidak bisa dipastikan tulang-belulang tersebut milik berapa orang.

Tengkorak-tengkorak itu dikumpulkan untuk dilaksanakan upacara pengabenan. Suryawan berharap agar proses penggalian bisa mengangkat seluruh tulang belulang korban dan setelah diangkatnya tulang tersebut dan diupacarakan sesuai adat, tidak akan ada lagi kejadian aneh yang menimpa keluarganya maupun orang lain.

Penulis: Rina Atmasari