Surati Camat, Staf Khusus Milenial Dituding 'Off Side'

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Staf khusus milenial yang membidangi ekonomi Andi Taufan Garuda Putra (kanan). (Foto: Dunia Fintech)

-

AA

+

Surati Camat, Staf Khusus Milenial Dituding 'Off Side'

Nasional | Jakarta

Selasa, 14 April 2020 18:06 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Staf khusus milenial yang membidangi ekonomi Andi Taufan Garuda Putra bikin blunder dan tentu saja mencoreng Istana dengan surat edarannya yang ditujukan ke seluruh camat di Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Dia sudah meminta maaf tapi tak sedikit yang meminta agar Presiden Jokowi memecatnya.

Mengapa hal ini penting: Kasus yang dilakukan Andi Taufan dengan melibatkan perusahaan miliknya dalam penanganan virus corona baru (COVID-19) di desa-desa telah melampaui kewenangannya sebagai staf khusus presiden. Selain ada konflik kepentingan yang melibatkan perusahaan sendiri juga dituding telah menyalahgunakan kop surat Sekretariat Kabinet.

Konteks: Andi Taufan dalam kop surat Sekretariat Kabinet tertanggal 1 April 2020 mencantumkan nama perusahaannya PT Amartha Mikro Fintek dalam penanggulangan corona yang diinisiasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Surat dialamatkan ke camat-camat di Jawa, Sumatra dan Sulawesi yang menyatakan bahwa relawan Amartha akan bekerja sama untuk mendata kebutuhan APD di Puskesmas dan layanan kesehatan di desa-desa.

Apa katanya: "Tugas staf khusus adalah memberikan masukan kepada presiden. Staf khusus tidak mempunyai kewenangan eksekutif, apalagi membuat surat keluar, surat edaran dan sebagainya," kata anggota Ombudsman RI, Alvin Lie, dalam pesan Whatsapp-nya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Menurut Ombusman RI ini yang dilanggar Andi Taufan:

  • Dianggap telah melakukan maladministrasi karena telah melakukan tindakan di luar kewenangannya.
  • Telah terjadi konflik kepentingan karena melibatkan perusahaan pribadinya.

Permintaan maaf: Setelah mendapat kritikan di media arus utama dan media sosial. Alumnus ITB dan Harvard ini langsung meminta maaf dan mencabut surat yang telah dikeluarkannya. "Saya mohon maaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut," tulis Andi Taufan dalam surat yang beredar di kalangan wartawan, Selasa (14/4/2020).

Stafsus Milenial, 'I Am On Your Side'

Pendapat anggota DPR: Ketua Mahkamah Kehormatan DPR Aboebakar Alhabsyi menilai tindakan staf khusus milenial tersebut sudah off side. "Dalam Pasal 18 Perpres 39 Tahun 2018, staf khusus presiden melaksanakan tugas tertentu yang diberikan presiden di luar tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya," kata politisi PKS ini.


0 Komentar