Tagar "Hasto Mencret" Jadi Tranding Topic
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Tribunnews)

JAKARTA, HALUAN.CO - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang sangat familiar dan akrab dengan media tiba-tiba dikabarkan sakit. Padahal seharusnya politisi yang sangat fasih soal Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan ini, hadir dalam gladi bersih Rakernas PDI Perjuangan di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Hasto dikabarkan sakit diare alias mecret. Padahal, wartawan sudah menuju lokasi untuk meminta konfirmasi terkait penangkapan dua anak buahnya berinisial S dan D dalam peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Kabar dari Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Hasto sedianya akan hadir dalam gladiresik Rakernas PDI Perjuangan di JIEXPO Kemayoran. Namun belakangan, Djarot menyebut Hasto dalam kondisi kecapekan dan sempat terserang diare.

"Pak Hasto ke sini. Pak Hasto tadi menginformasikan kena diare, kelelahan mungkin,ā€ kata Djarot.

Tagar Hasto Mencret pun menjadi tranding topic di Twitter. Sampai pukul 19.30 WIB tagar Hasto Mencret sudah diperbincangkan 3.556 tweet.

Penyidik KPK pun sudah mendatangi Gedung DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Rencananya akan menggeledah ruangan Hasto Kristiyanto. Namun, penggeledahan tidak jadi dilakukan karena dihalangi petugas keamanan lokal dengan alasan tidak ada surat resmi.

KPK Gagal Geledah Kantor DPP PDIP, Djarot: Penyidik KPK Tak Bawa Surat

Seorang pegiat medsos yang juga kader Gerindra Iwan Sumule misalnya berkomentar, "Dulu PDIP sempat disebut partai terkorup, tapi tetap saja menang pemilu. Skrg tak hanya disuap, tapi juga menyuap. Berharap PDIP tak halangi kadernya diproses hukum. PDIP harus relakan Hasto, krn tak akan berpengaruh juga pada hasil pemilu, walau ditangkap KPK."

Mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief juga berkomentar soal Hasto,"Saya tidak bergembira ada partai yang terlibat dalan suap menyuap dan di OTT KPK. Tidak elok ambil keuntungan di saat ada oartai sedang sulit. Tapi partai pemenang pemilu dan berkuasa bisa mengatur komisioner KPU ini kejahatan politik."

Apakah Hasto terlibat? Sabar. Kita tunggu saja penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut dari KPK. Yang penting Hasto sembuh dulu dari mencretnya..