Tak Mampu Atasi Skandal Jiwasraya, Jokowi Ditantang Ganti Pimpinan OJK

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Gedung Pusat PT Asuransi Jiwasraya. (Foto: Wartaekonomi)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ekonom senior Rizal Ramli mengatakan, semestinya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan ujung tombak solusi dari penyelesaian skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Namun, menurut RR, sapaan karibnya, hingga saat ini kinerja OJK tidak nampak sama sekali dalam mengatasi masalah Jiwasraya, karenanya seluruh pimpinannya harus diganti.

"Pak Jokowi harus berani ganti pimpinan OJK. Fungsi utama nggak dijalanin malah gedung towernya ditinggiin. menurut saya harusnya bisa canggih monitoring," kata RR dalam acara ILC di TvOne dengan tema "Siapa merampok Jiwasraya?" Selasa (7/1/2020) malam.

Mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini menilai, petinggi OJK saat ini memiliki masalah kapasitas sehingga tidak mampu menyelesaikan polemik Jiwasraya.

"Kalau dulu data nggak terintegrasi. Hari ini data sudah terintegrasi, masalahnya pejabat (OJK) tidak punya kapasitas," tegasnya.

RR menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, ada masalah sederhana yang harusnya dibereskan oleh OJK. Namun, tidak disentuh sama sekali. Yaitu masalah Fintech yang menawarkan pinjaman online dengan bunga tidak wajar dan merugikan nasabah.

Jiwasraya Dibobol Maling, Ini Pesan Rizieq Shihab kepada Andre Rosiade

"Dua tahun terakhir ada kredit ilegal bunga 1 persen tiap hari. kalau nasabah enggak bisa bayar ia teror temannya. OJK soal sederhana ini saja nggak bisa, padahal hari ini sudah ada big data analisis sangat bisa, tetapi tidak diambil tindakannya," tudingnya.


0 Komentar