Tantang Polisi Berduel saat Mobilnya Ditilang, Ini Pengakuan Tohap Silaban

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Tohap Silaban. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Tantang Polisi Berduel saat Mobilnya Ditilang, Ini Pengakuan Tohap Silaban

Viral | Jakarta

Sabtu, 08 Februari 2020 22:49 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Seorang pengemudi mobil, Tohap Silaban, melawan polisi lalu lintas saat ditilang di dekat jalan tol Angke 2 Jakarta Barat. Ia bahkan sempat mengajak polisi yang menilangnya berduel. 

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Tohap yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu mengaku, ingin menghindari waktu penerapan ganjil genap.

"Yang bersangkutan mengaku berhenti di jalan tol untuk menghindari jam ganjil genap," kata Yusri dilansir dari Antara, Sabtu (8/2/2020).

Untuk diketahui, modus berhenti di bahu jalan tol sering digunakan pengendara untuk menunggu waktu penerapan kawasan ganjil genap selesai pada pukul 10.00 WIB.

Yusri menjelaskan, Bripka Rudy Rustam polisi lalu lintas sebagai petugas jalan raya sempat, mengimbau TS untuk segera berjalan pada Jumat (7/2/2020) pukul 09.30 WIB.

Namun, menurut dia, TS membangkang dan melawan Bripka Rudy dengan mengajak duel yang berujung tindakan penyerangan seperti mendorong dan mencekik.

Tindakan tersebut sempat direkam oleh anggota sesama polisi lalu lintas, yang berujung viral di media sosial.

Setelah dilakukan penilangan, TS kemudian lari. Bripka Rudy pun langsung melaporkan TS ke Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat untuk dibuat laporan polisi.

Yusri mengungkapkan, TS diamankan di sebuah kedai kopi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat pukul 22.30 WIB.

"Yang bersangkutan diamankan dan dibawa masuk ke Polres Metro Jakarta Barat untuk tadi malam pemeriksaan," ujar Yusri.

IPW Minta Kapolri Keluarkan Perintahkan Tembak di Tempat kepada Harun Masiku

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi, menyebut, tersangka TS tidak kembali ke rumahnya saat akan ditangkap anggota gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tanjung Duren.

"Diketahui tersangka tidak kembali ke kediaman setelah videonya viral. Tersangka menenangkan diri di sebuah kedai kopi di kawasan Tebet," kata Arsya.


0 Komentar