Terbiasa Mandi Air Hangat, Kenali 9 Risikonya

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Mandi menggunakan air hangat ada juga risikonya bagi kesehatan (Foto: Istimewa)

-

AA

+

Terbiasa Mandi Air Hangat, Kenali 9 Risikonya

Health | Jakarta

Jumat, 24 Januari 2020 16:58 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Kebiasaan mandi air hangat sebenarnya dilakukan oleh anak-anak hingga orang tua. Mandi air hangat memang terasa nyaman untuk tubuh. Kita biasanya akan merasa lebih hangat dan seluruh rasa lelah juga hilang.

Kebiasaan mandi hangat mungkin sulit untuk diubah karena ketika mulai untuk mandi air dingin maka tubuh akan menggigil kedinginan. Tentu hal ini akan membuat badan menjadi tidak nyaman. Namun ternyata di balik manfaatnya yang sangat besar ternyata mandi air hangat juga memiliki risiko.

Mandi air hangat seharusnya memang membuat tubuh menjadi lebih nyaman. Namun jika terlalu sering mandi air hangat maka bisa menimbulkan risiko, demikian dilansir dari Halosehat. Beberapa jenis risiko di bawah ini bisa terjadi jika suhu air tidak stabil dan kebiasaan mandi air hangat dalam waktu terlalu lama.

1. Sakit Kepala

Perubahan antara suhu udara dengan suhu air bisa membuat masalah pada aliran darah dari tubuh ke bagian otak. Perubahan aliran darah yang terjadi pada otak bisa menjadi penyebab sakit kepala yang terjadi secara tiba-tiba.

Kondisi ini kemudian akan membuat Anda mungkin merasa sulit untuk berdiri, berjalan atau duduk dengan baik. Rasa sakit kepala bisa menjadi lebih ringan atau lebih berat tergantung kondisi kesehatan.

2. Kulit Sensitif

Biasanya ketika kita mandi air hangat maka sudah terbiasa memakai suhu tertentu. Namun resiko kulit sensitif tetap bisa terjadi karena perbedaan suhu antara air dan suhu kulit yang normal. Ketika terjadi perbedaan yang terus menerus maka kulit akan mengirimkan sinyal sensitif dengan berbagai reaksi yaitu kulit seperti terbakar hingga muncul ruam merah dan luka pada kulit.

Risiko ini biasanya lebih sering ditemukan pada bayi dan orang tua, terlebih bayi yang baru lahir. Orang yang menderita diabetes juga bisa mendapatkan ancaman serius terutama jika ada luka pada kaki karena kerusakan syaraf pada bagian kaki.

3. Risiko Tekanan Darah Menurun Drastis

Air hangat atau air panas bisa menyebabkan sentuhan langsung yang ternyata mempengaruhi pembuluh darah. Pembuluh darah di bagian kulit akan menjadi lebih lebar akibatnya maka pembuluh darah perifer akan bekerja berlawanan sehingga tekanan darah bisa menurun.

Kondisi ini masih tergantung pada kesehatan awal baik sebelum atau sesudah mandi. Beberapa orang merasa detak jantung menjadi lebih cepat karena jantung memompa darah dengan cepat.

4. Gangguan Pencernaan

Jika Anda sering berendam atau mandi dengan air hangat dalam waktu yang lama maka bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan disebabkan karena terjadi gangguan aliran darah dari tubuh ke otak.

Kondisi ini akan lebih mudah terjadi jika mandi air hangat segera setelah makan. Gangguan pencernaan yang biasanya terjadi adalah mual dan muntah. Dengan risiko ini maka mandi air hangat sangat tidak disarankan untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan mual parah.

5. Menggigil Setelah Mandi

Ketika mandi air hangat maka rasanya sangat menyegarkan, namun ketika selesai maka kulit menjadi jauh lebih dingin dan bisa menyebabkan sampai menggigil. Kondisi terjadi karena pembuluh darah di bagian kulit menjadi lebih besar dan menyebarkan panas ke semua bagian kulit tubuh.

Setelah itu terjadi maka suhu di sekitar kulit menjadi lebih rendah dan bisa jauh lebih rendah. Karena itulah Anda bisa menggigil dan jatuh sakit.

6. Keracunan

Keracunan bisa terjadi jika seseorang mandi air hangat setelah minum obat atau mengonsumsi berbagai zat yang bisa mempengaruhi jantung. Hal ini terjadi ketika zat-zat kimia yang sudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan reaksi tekanan darah dan detak jantung yang lebih cepat. Air hangat bisa menyebabkan pengaruh pada jantung dan tekanan darah sehingga Anda menjadi sakit kepala dan kurang respons terhadap lingkungan.

7. Pori-pori Menjadi Lebih Besar

Banyak orang yang ingin mandi air hangat untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat. Tapi jika mandi air hangat dijadikan kebiasaan maka bisa menyebabkan pori-pori tubuh menjadi lebih besar sehingga tubuh juga menjadi lebih mudah sakit.

Hal ini terjadi karena ketika tubuh terkena air hangat atau panas kemudian pori-pori membuka dan pembuluh darah pada bagian kulit juga menjadi sangat sensitif, setelah itu pori-pori tubuh tidak mengecil kembali ke ukuran semula. Hal ini akan membuat banyak penyakit yang mungkin bisa menyerang ke bagian pori-pori secara langsung seperti jerawat.

8. Risiko Keguguran

Bagi ibu hamil sangat disarankan untuk tidak pernah mandi air hangat. Salah satu resiko terberat yang bisa terjadi adalah keguguran atau cacat pada janin.

Bahaya mandi air hangat pada ibu hamil bisa membuat kontraksi yang lebih cepat bahkan sistem pembuluh darah ibu hamil bisa mengalami bahaya lain. Jadi lebih baik bagi ibu hamil untuk tidak mandi air hangat.

9. Menurunkan Kualitas Sperma

Kebiasaan mandi air hangat juga bisa menyebabkan kualitas air sperma menjadi lebih buruk. Mandi air hangat bisa membuat jumlah sperma menjadi lebih menurun.

Hal ini terjadi karena produksi sperma membutuhkan waktu yang lebih panjang. Produksi sperma yang ada di bagian skrotum memberikan reaksi yang sangat buruk untuk produksi sperma.

Penurunan kualitas sperma ini bisa juga disebabkan oleh minuman bersoda, akibat begadang malam dan bahaya asap rokok.

Manfaat Mandi Air Hangat

Mandi air hangat tidak hanya memberikan risiko, tapi juga bisa memberikan manfaat. Tentu saja beberapa manfaat didapatkan apabila dilakukan dengan cara yang benar. Beberapa manfaat yang bertentangan dengan risiko adalah seperti bisa mengeluarkan semua racun dari dalam tubuh.

Hal ini mungkin membuat menjadi merasa lebih baik jika mandi air hangat saat flu atau demam. Tubuh juga bisa menjadi lebih segar karena otot tubuh menjadi lebih santai karena mandi air hangat bisa menjadi pijatan yang lembut.


Penulis: Neni Isnaeni


0 Komentar