Terdampak Corona, Permintaan Refund Tiket Traveloka Meningkat 10 Kali Lipat

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Traveloka. (Foto: Net)

-

AA

+

Terdampak Corona, Permintaan Refund Tiket Traveloka Meningkat 10 Kali Lipat

Travel | Jakarta

Jumat, 27 Maret 2020 19:41 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Pandemi virus corona memberi dampak yang besar bagi pengusaha travel dan layanan pemesanan tiket online seperti Traveloka.

Terhitung sejak virus corona mewabah, Traveloka mengaku mendapat banyak permintaan layanan bantuan dari para pengguna. Terutama permintaan refund dan reschedule tiket pesawat.

Tak tanggung-tanggung, Traveloka mengalami peningkatan sebesar 10 kali lipat dibandingkan hari biasanya.

Ribuan layanan bantuan yang masuk di setiap menitnya, baik melalui telepon, email, aplikasi, dan media sosial.

Dionisius Nathaniel selaku Chief Marketing Officer Traveloka menyatakan permintaan maafnya.

“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna atas ketidaknyamanan yang dialami saat melakukan permintaan bantuan kepada Traveloka. Saat ini, kami tengah memperkuat layanan konsumen agar dapat melayani pengguna dengan lebih baik,” kata ​Dionisius Nathaniel.

Pada kesempatan yang sama, Dionisius juga mengimbau para pengguna Traveloka untuk selalu melakukan pengecekan Syarat & Ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing ​partner serta memastikan ketentuan yang tertera pada ​e-voucher yang dimiliki pengguna.

“Adapun kebijakan yang telah ditetapkan oleh partner merupakan dasar utama Traveloka dalam prosedur ​refund/reschedule sebelum dapat memproses lebih lanjut permintaan pengguna,” kata dia.

KAI Buka Refund 100 Persen Tiket Kereta Api, Bagaimana dengan Traveloka?

Sementara, untuk pengajuan permintaan bantuan dengan situasi dan kondisi khusus, Traveloka akan mengirimkan eskalasi terpisah kepada ​partner untuk kemudian dievaluasi dan dipertimbangkan lebih lanjut secara bersama.

“Dapat kami sampaikan bahwa kami terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh ​partner mengenai kebijakan terkini untuk situasi COVID-19. Namun, kami juga meminta kesediaan pengguna untuk mengirimkan informasi tertulis dari pihak maskapai maupun hotel apabila informasi yang diterima berbeda dari yang kami sampaikan, agar situasi tersebut dapat kami eskalasi dan diskusikan lebih lanjut. Informasi tambahan tersebut juga memungkinkan kami untuk bekerja lebih efektif dan lebih cepat dalam memenuhi permintaan pengguna,” lanjutnya.

Penulis: Rina Atmasari


0 Komentar