196 Kasus Positif Baru, Tertinggi Sejak Corona Masuk Indonesia

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Angka Kasus Covid-19 hingga Jumat (3/4/2020). (Foto: Humas BNPB)

-

AA

+

196 Kasus Positif Baru, Tertinggi Sejak Corona Masuk Indonesia

Nasional | Jakarta

Jumat, 03 April 2020 19:49 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO- Pemerintah melalui Juru Bicara untuk Penangan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan data terbaru kasus virus corona atau Covid-19, Jumat (3/4/2020).

Mengapa ini penting: Untuk mengetahui perkembangan kasus corona dan penyebarannya yang terjadi di Inonesia.

Konteks: Untuk mengambil langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah dalam menangani virus dari Wuhan, China tersebut.

Apa yang terjadi:

• Ada penambahan kasus positif corona sebanyak 196 kasus. Total orang yang sudah terpapar Covid-19 di Indonesia menjadi 1.986 orang.

• Penambahan kasus positif yang diumumkan hari ini tertinggi sejak virus corona mulai mewabah di Indonesia tanggal 2 Maret lalu.

• Angka kematian baru 11 kasus. Total yang meninggal dunia 181 kasus atau 9,11 persen.

• Pasien positif yang dinyatakan sembuh bertambah 22 orang. Sehingga total yang sembuh 134 atau sekitar 6,75 persen.

Wilayah penyebaran: Di 32 provinsi di Indonesia. Hanya dua provinsi yang belum ditulari corona, yaitu Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasien Terbanyak: DKI Jakarta 971 kasus, Banten dengan 170 kasus, Jawa Barat dengan 225 kasus, Jawa Timur dengan 155 kasu dan Jawa Tengah 114 kasus.

Apa katanya: hasil penambahan tersebut berdasarkan pemeriksaan melalui laboratorium yang dilakukan pemerintah setelah memeriksa 7.924 spesimen Covid-19 dari 32 provinsi.

RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Dioperasikan Selasa Pekan Depan

"Pemeriksaan spesimen menjadi salah satu kunci dalam pemutusan rantai penularan covid-19 dengan menemukan kasus baru di tengah masyarakat," kata Yuri.

Tindaklanjut:

• Pemerintah memperbanyak fasilitas penguji untuk pemeriksaan covid-19 ini.

• Saat ini sudah ada 48 laboratorium yang beroperasi.

• Mengaktifkan beberapa alat diagnostik yang semula dipakai untuk pemeriksaan TBC, yang ternyata secara teknologi bisa dikonversi untuk digunakan melaksanakan pemeriksaan covid-19.

“Ini cukup banyak jumlahnya dan tersebar di seluruh wilayah tanah air, namun masih diperlukan beberapa konversi dari mesin dan kemudian beberapa setting. Kita akan bekerja keras untuk mengejar ini semua,” kata Yuri.


0 Komentar