Tidak Cuma Suka, Bos Snapchat Yakin TikTok Kelak Kalahkan Instagram

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Snapchat. (Foto: Techno)

-

AA

+

Tidak Cuma Suka, Bos Snapchat Yakin TikTok Kelak Kalahkan Instagram

Teknologi | Jakarta

Rabu, 22 Januari 2020 17:33 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Media sosial seperti Facebook, Twitter, hingga Instagram belakangan ini cukup riuh disusupi konten-konten TikTok. Banyak orang yang membagikan konten-konten TikTok, baik buatan sendiri maupun orang lain.

Mungkin kamu juga mulai menyadari bagaimana konten TikTok mulai semakin banyak muncul di linimasa. Mulai dari konten joget-joget yang mengikuti irama nada, menggabungkan dua video, hingga lipsync.

TikTok bagaikan Snapchat generasi kedua. Banyak orang yang download TikTok dan bergabung aplikasinya untuk kemudian membagikannya ke Instagram. Ya, hal itu dilakukan mengingat exposure di Instagram jauh lebih baik.

Menanggapi fenomena itu, CEO Snapchat Evan Spiegel, ternyata mendapatkan energi positif soal booming-nya aplikasi kreasi video buatan Bytedance itu. Ia bahkan mengatakan bahwa ia sangat menyukai TikTok.

“Saya suka TikTok. Saya penggemar beratnya," ujar Spiegel, kepada Bloomberg yang dikutip dari Kumparan.com.

Menurut Spiegel, ke depannya TikTok akan jadi lebih besar daripada Instagram. Spiegel berpendapat TikTok kemungkinan bisa melampaui popularitas Instagram nantinya.

Belakangan ini, aplikasi TikTok memang sedang laris manis di kalangan pengguna media sosial yang suka ‘Do It for Content’. Berdasarkan analis Niko Partners, TikTok diperkirakan memiliki sekitar 400 juta pengguna aktif harian.

Dark Mode WhatsApp Sudah Bisa Dipakai, tapi...

App Annie juga menempatkan TikTok di posisi belakang Instagram dalam kategori jumlah pengguna aktif bulanan di tahun 2019. Ini merupakan hasil yang impresif mengingat TikTok yang baru berusia 3 tahun sudah mampu bersaing dengan Instagram yang berusia 10 tahun.

Beberapa studi memang menemukan bahwa popularitas TikTok belakangan ini terus mengekor Instagram. Alhasil, ByteDance selaku pengembang TikTok berkembang menjadi salah satu startup paling berharga di dunia.

Penulis: Sutrisno Z


0 Komentar