Tidak Selamanya 8 Jam? Durasi Tidur Ada Aturannya
Tidur yang sehat dan berkualitas (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO – Sejak kecil kita selalu diajarkan kalau tidur sangat penting untuk kesehatan. Hal pertama yang bisa dilakukan dengan hanya tidur adalah otot yang lelah atau mungkin rusak bisa segera diperbaiki.

Saat tidur, tubuh akan melakukan sintesis protein baru di otot sehingga esok paginya tubuh menjadi lebih kuat. Selanjutnya tubuh juga akan menghilangkan plak di otak sehingga ketika bangun tidur pikiran menjadi lebih segar.

Tidur juga menjadi waktu yang penting untuk menyimpan memori atau kenangan berkesan yang terjadi pada pagi hingga sore. Dengan mengistirahatkan tubuh, emosi juga lebih terkontrol. Bahkan menurut penelitian kita bisa merespons hingga mengendalikan emosi buruk hingga 60 persen.

Pernah mendengar kalau tidur bisa mencegah kegemukan? Menurut penelitian, dengan hanya tidur secara rutin produksi kortisol bisa dikontrol dengan baik, selain itu, Anda juga bisa mengendalikan nafsu makan dengan baik.

Rutin melakukan tidur juga bisa menstabilkan siklus Circadian. Kalau siklus ini bisa berjalan dengan stabil, kemungkinan besar tubuh akan mengalami metabolisme yang cepat, daya tahan tubuh meningkat, dan jadi jarang sekali sakit.

Manfaat di atas bisa didapatkan dengan mudah kalau Anda bisa tidur dengan nyenyak dan stabil. Artinya tidak mudah terbangun di tengah malam karena sering mengalami gangguan dan tidur yang dilakukan tidak nyenyak sama sekali.

Selama ini kita selalu diajarkan untuk tidur dengan durasi 6-8 jam setiap harinya. Ternyata anjuran ini tidak berlaku untuk beberapa skala usia.

Menurut National Sleep Foundation, masing-masing rentang usia memiliki waktu tidur rekomendasi dikutip dari laman doktersehat. Berikut jam tidur yang harus dipenuhi agar tubuh selalu sehat.

  • Orang tua yang berusia 65 tahun ke atas dianjurkan tidur tujuh hingga delapan jam.
  • Dewasa yang berusia 18 hingga 64 tahun dianjurkan tidur tujuh hingga sembilan jam.
  • Remaja yang berusia 14 hingga 17 tahun dianjurkan tidur delapan hingga sepuluh jam.
  • Anak-anak praremaja berusia enam hingga 13 tahun dianjurkan tidur sembilan hingga sebelas jam.
  • Anak-anak yang berusia tiga hingga lima tahun dianjurkan tidur sepuluh hingga tiga belas jam.
  • Balita yang berusia satu hingga dua tahun dianjurkan tidur sebelas hingga empat belas jam.
  • Bayi yang berusia empat hingga 11 bulan dianjurkan tidur dua belas hingga lima belas jam.
  • Bayi yang berusia nol hingga tiga bulan dianjurkan tidur empat belas hingga tujuh belas jam.

Rentang jam tidur di atas hanyalah rekomendasi saja. Beberapa orang bisa tidur lebih lama karena kondisi tubuh yang dialami. Misal terlalu lelah setelah olahraga sehingga tubuh butuh istirahat lebih lama dari sebelumnya.


Penulis: Neni Isnaeni