Tiga PDP Corona Meninggal di Jawa Timur

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Pemakaman PDP Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Ist)

-

AA

+

Tiga PDP Corona Meninggal di Jawa Timur

Regional | Jakarta

Minggu, 05 April 2020 22:36 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Tiga pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 atau virus corona di Jawa Timur dilaporkan meninggal.

Seorang warga dengan status PDP Covid-19 meninggal di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (5/4/2020).

PDP yang meninggal dunia itu adalah seorang perempuan berusia 44 tahun warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Pasien ini meninggal di salah satu rumah sakit swasta di wilayah Sidoarjo bagian barat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo, dr. Syaf Satriawarman menyebutkan, jenazah PDP itu sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Praloyo Lingkar Timur Sidoarjo dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Dimakamkan sesuai SOP. Hingga hari ini tercatat ada empat PDP dan dua positif Covid-19 yang meninggal dunia di Sidoarjo," jelasnya.

Dijelaskan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sidoarjo tercatat 270 orang, PDP 73 orang dan positif Covid-19 sebanyak 14 pasien.

Di Kabupaten Pasuruan

Seorang PDP Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan juga dilaporkan meninggal dunia, Minggu (5/4/2020).

Pasien PDP berjenis kelamin laki-laki berumur 49 tahun itu dimakamkan di salah satu tempat pemakaman umum (TPU) di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

"Ada satu PDP yang masuk RSUD kemarin malam (4/4/2020) telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan siang tadi," jelas Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.

Anang menambahkan, saat pasien itu masuk RSUD mengeluh sakit batuk, sesak nafas dan demam. Kemudian tim dokter yang melakukan observasi memasukannya ke status PDP Corona.

"Kita belum sempat melakukan tracing terhadap riwayat almarhum. Dia berinteraksi dengan siapa saja, kita belum tahu. Yang jelas profesinya nelayan," ungkapnya.

Tim dokter sudah melakukan rapid test terhadap pasien meninggal tersebut. Hasilnya negatif.

Demi keselamatan dan keamanan, proses pemakaman PDP ini melalui prosedur yang ditetapkan, yaitu semua yang terlibat pemakaman menggunakan alat pelindung diri (APD).

Dari Kabupaten Magetan juga dilaporkan satu PDP asal Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan meninggal dunia. Pasien itu meninggal saat diisolasi satu hari di RSUD dr Soedono Madiun.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Didik Setyo Margono menyebut, pasien itu berjenis kelamin laki-laki berusia 72 tahun.

"PDP itu memiliki riwayat penyakit penyerta yaitu paru-paru. Informasinya saat masuk RSUD dr Soedono, pasien itu sudah parah," ujar Didik, Minggu (5/4/2020).

Pasien itu sudah dites swap, tetapi hasil laboratoriumnya belum keluar. Sehingga belum bisa dipastikan apakah pasien itu positif atau negatif Covid-19.

Total Kasus Covid-19 di Sumsel Jadi 16, Satu dari Lubuklinggau

Pasien itu telah dimakamkan Sabtu (4/4/2020) sesuai SOP Covid-19 oleh Petugas BPBD Magetan.

"PDP yang meninggal dunia ini tidak ada kaitannya dengan PDP yang meninggal dunia dan terkonfirmasi positif corona sebelumnya," tegas Didik.

187 Kasus Positif

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan pers Minggu (5/4/2020) sore menyebutkan ada 35 kasus baru positif, sehingga menjadi 187 kasus.

Penambahan kasus positif baru itu terjadi di Ponorogo 3 orang, Lamongan 4 orang, Sidoarjo 4 orang, Kabupaten Kediri 3 orang dan Jombang 1 orang.

Kemudian Bondowoso 1 orang, Gresik 1 orang, Kabupaten Malang 3 orang, Nganjuk 1 orang, Situbondo 2 orang, Tulungagung 5 orang, Surabaya 7 orang serta Pamekasan 1 orang.

Lalu pasien yang meninggal hingga hari ini tercatat 14 orang. Pasien positif yang dinyatakan sembuh 38 orang.


0 Komentar