Tiga Program Ini Jadi Prioritas Mendikbud Nadiem Makarim Tahun 2020
Mendikbud Nadiem Anwar Makariem (Foto: Kemendikbud)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim telah membuat sejumlah program prioritas yang akan dilakukan di tahun 2020. Program-program tersebut akan menjadi bagian dalam blue print atau cetak biru pendidikan Indonesia.

Blue print untuk menentukan arah pendidikan Indonesia ke depan sudah mulai dibuat. Diharapkan enam bulan ke depan, cetak biru sistem pendidikan Indonesia sudah selesai di tahap draft.

“Tidak bisa tergesa-gesa ya. Membutuhkan benar-benar (waktu) karena kita sudah banyak materi, riset, tapi harus dikemas suatu strategi,” kata Nadiem saat temu media di kantor Kemdikbud, belum lama ini.

Tiga program yang menjadi prioritas Mendikbud tahun 2020, pertama, konsep Merdeka Belajar. Konsep Merdeka Belajar yang baru diluncurkan adalah salah satu program inisiatif Mendikbud Nadiem Makarim. Nadiem ingin menciptakan suasana belajar yang bahagia.

Tujuannya agar para guru, siswa, serta orang tua bisa mendapat suasana yang bahagia. Merdeka belajar itu bahwa pendidikan itu harus menciptakan suasana yang membahagiakan, buat guru, peserta didik, dan orang tua.

Kedua, pendidikan masyarakat. Dalam pendidikan masyarakat, orangtua berperan penting untuk memberikan pembelajaran anak.

“Tapi tentunya tak bisa hal-hal seperti ini (kebijakan) hanya statis saja. Bahkan kita berbicara satu roadmap atau blue print itu harus ada fleksibility di dalamnya,” kata Nadiem.

Ketiga, kualitas bangunan sekolah. Kualitas bangunan sekolah menjadi salah satu hal yang menjadi prioritas Nadiem menimbang banyaknya kasus bangunan sekolah yang runtuh dalam enam bulan terakhir.

Salah satunya rubuhnya sekolah atap SDN Gentong Pasuruan pada Selasa (5/11/2019) lalu. Peristiwa yang terjadi saat kegiatan belajar sedang berlangsung itu membuat satu guru dan satu siswa meninggal. Sementara, belasan siswa lainnya mengalami luka-luka.

Menurutnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini belum memiliki data-data sekolah yang rentan rubuh. Hal itu membuatnya khawatir sehingga di tahun 2020 pemeriksaan bangunan sekolah menjadi prioritas.



Penulis: Melda Riani