Tim SAR Gabungan tidak Menemukan Korban Baru Bus Sriwijaya
Tim SAR gabungan menelusuri aliran Sungai Lematang mencari korban Bus Sriwijaya. (Foto: Antara)

PALEMBANG, HALUAN.CO - Tim SAR gabungan tidak menemukan korban baru kecelakaan maut Bus Sriwijaya dalam pencarian yang dilakukan hingga Kamis (26/12/2019), pukul 19.00 Wib.

Dengan demikian, jumlah korban yang dievakuasi, baik meninggal maupun selamat masih sama dengan hari sebelumnya, yaitu 35 meninggal dan 13 orang selamat.

"Tim SAR gabungan sudah menyisir sungai dan bergerak ke semua arah, namun hari ketiga ini tidak ditemukan korban baru dan kami berharap tidak ada korban lagi," kata Kepala Kantor Basarnas Palembang Berty DY Kowaas di Palembang, Kamis (26/12/2019), seperti dilansir Antara.

Meski tidak menemukan korban baru, operasi pencarian tetap dilanjutkan lagi pada Jumat (27/12/2019) yang dimulai pukul 07.00 WIB.

"Tim menggunakan rafting untuk memperlebar radius pencarian hingga enam kilometer, mengingat medan evakuasi merupakan Sungai Lematang berarus cukup deras," jelasnya.

Sementara itu, dari 35 korban meninggal, 16 orang laki-laki dan 19 orang perempuan. Sembilan diantara yang meninggal masih anak-anak. Semuanya sudah teridentifikasi serta dibawa oleh keluarga masing-masing.

Berdasarkan hasil identifikasi forensik Tim Biodekkes Polda Sumsel, sebagian korban meninggal akibat mengalami trauma karena jatuh dari jurang dan terminum banyak air sungai.

Berikut 35 nama korban meninggal dunia yang teridentifikasi di RS Besemah Pagaralam hingga hari ketiga pencarian:

1. Kelvin Andeka (16) laki-laki, alamat Desa Kepahiyang Bengkulu

2. Fadhil (10) laki-laki, alamat Desa Maryo Mulyo, Pondok Kota Bengkulu Tengah

3. Feri Efrizal (34) laki-laki, alamat Perumahan Yasea Damai A1 Nomor 1 Sako Kenten Palembang

4. Ulul (15), perempuan, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel

5. Ayu Intan (9) perempuan, alamat Traman Jaya Muko-muko Bengkulu

6. Efran Fadhil Akbar, laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu

7. M. Ikbal Prabowo (13), laki-laki, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel

8. Metriani Andeka (45), laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu

9. Ali Jaya (53) laki-laki, alamat Jalan Gandaria, Bengkulu

10. Ilyas (69) laki-laki, Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel

11. Jimmy Yuda Sanjaya, laki-laki alamat Empat Lawang, Sumsel

12. Warsono (62) laki-laki, alamat Desa Perajen, Kabupaten Banyuasin, Sumsel

13. Imron (59) laki-laki, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu

14. Rosita (50) perempuan, alamat Jalan Sriwijaya

15. Feri (48) laki-laki, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu

16. Yasiroh, perempuan, alamat Bengkulu

17. Farel, laki-laki, alamat Desa Kepahiyang

18. Riski Saputra (16) laki-laki, alamat Kabupaten Muara Enim, Sumsel

19. Sonia (17) perempuan, alamat Kabupaten Muara Enim

20. Okti Karuswiati (35) perempuan, Jalan Kuala Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu

21. Rahmat Hidayat, laki-laki, alamat Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel

22. Nanik, perempuan, Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, Sumsel

23. Amelia Sapira (13), perempuan, alamat Jalan Taman Siswa RT 04/01 Kecamatan IT I, Kota Palembang

24. Dwi Sunaryo (56) laki-laki, alamat Bengkulu Tengah

25. Rayhan Ghani (3) laki-laki, alamat Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, Sumsel

26. Kristina Yowah (52) perempuan, alamat Desa Bukit Semidang Kagan, Bengkulu Tengah

27. Raisa (56) perempuan, alamat Palembang

28. Selvi Nurpeli (15), perempuan, alamat Desa Perajen, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin

29. Asiah (61) perempuan, alamat Bengkulu

30. Naila (10) perempuan, Desa Rena Payang Kabupaten Empat Lawang, Sumsel

31. Intan Purnama Sari (19) perempuan, alamat Muara Enim

32. Indah Putri Utami (11) perempuan, alamat Pematang Gubernur

33. Hesti (30) perempuan, alamat Bengkulu Tengah

34. Fitri Afriyanti (40) perempuan, alamat Kebun Bunga, Kota Palembang

35. Yuliana (56) perempuan, Inggano Pasar Bengkulu Kecamatan Sungai Serut.

Bus Sriwijaya jenis Mitsubishi Fuso Plat No Polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan terjun ke jurang di Liku Lematang, Desa Plang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam pada Senin (23/12/2019) malam pukul 23.15 WIB.

Jumlah atau data penumpang bus yang nahas tersebut tidak diketahui secara pasti. Hal inilah yang membuat Tim SAR terus melakukan pencarian korban.