Tingkat Pengangguran di Jepang Meningkat Tajam Akibat COVID-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Masyarakat Jepang tengah beraktivitas untuk bekerja (Foto: Istimewa)

-

AA

+

Tingkat Pengangguran di Jepang Meningkat Tajam Akibat COVID-19

International | Jakarta

Selasa, 28 April 2020 15:14 WIB


TOKYO, HALUAN.CO - Pandemi Covid-19 telah menyebabkan tingkat pengangguran di Jepang naik ke posisi tertingginya pada tahun ini. Sementara ketersediaan lapangan kerja menurun drastis dan terendah sepanjang tiga tahun terakhir. 

Mengapa ini penting: Berdasarkan data yang baru saja dirilis, tingkat pengangguran di Jepang meningkat menjadi 2,5 persen. Pada akhir Desember lalu, tingkat pengangguran hanya mencapai 2,2 persen dan merupakan yang terendah sejak 1992.

Konteks: Tingkat pengangguran di Jepang diprediksi akan semakin naik selama atau sesudah pandemi COVID-19. Wabah COVID-19 yang melanda hampir seluruh belahan dunia ini membuat perekonomian berbagai negara terpuruk, termasuk Jepang.

Apa katanya: "Kondisi pengangguran diperkirakan akan semakin memburuk pada April," kata Kepala Ekonom di Itochu Research Institute, Atsushi Takeda, dilansir Reuters, Selasa (28/4/2020).

Pengangguran naik: Meski kondisinya tidak lebih buruk dari yang dialami oleh Amerika Serikat, Takeda mengatakan, tingkat pengangguran di Jepang bisa naik mencapai empat persen pada bulan ini. T

⦁ Peningkatan pengangguran ini tidak bisa terhindarkan.

⦁ Angka pengangguran ini diperkirakan akan semakin menekan perekonomian Jepang.

⦁ COVID-19 memberi pukulan yang cukup besar terhadap pendapatan bisnis.

⦁ Hal ini pun berdampak pada pemutusan hubungan kerja secara masif.

Indonesia Akan Dapat Hibah Obat Avigan dari Jepang

Mengurangi beban ekonomi: Demi mengurangi beban ekonomi dari sektor bisnis, Bank of Japan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan perusahaan dalam mencari pendanaan.

Bank sentral tersebut juga akan membeli obligasi pemerintah sehingga pemerintah bisa mengeluarkan lebih banyak stimulasi.


0 Komentar