Top! Pemkot Serang Beri Honor Seluruh Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah
Kota Serang, Banten (Foto: Istimewa)

SERANG, HALUAN.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menggelontorkan dana insentif dengan total Rp 2 miliar per triwulan bagi para guru ngaji, marbot, dan pemandi jenazah di daerahnya. Anggaran tersebut disiapkan untuk sekira 3.000 penerima insentif yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuluddin, mengatakan bahwa besaran penerima insentif tersebut berbeda-beda sesuai profesi yang dijalankan. Bagi guru mengaji, Pemkot Serang memberikan honorarium Rp 200 ribu per bulan, sedangkan untuk marbot dan pemandi jenazah diberikan uang sebesar Rp 100 ribu per bulan.

"Pemberian insentif bagi guru ngaji, marbut, dan pemandi jenazah ini salah satu janji kita saat mencalonkan diri menjadi wali dan wakil wali kota Serang. Dengan APBD kita yang terbatas dan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih kecil, kita masukkan ke dalam program mendesak kami," kata Subadri, Jumat (20/12/2019).

Selain sebagai bentuk realisasi janji kampanye, ia mengatakan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk-bentuk pengakuan pemkot bagi pemandi jenazah dan marbut. Mantan Ketua DPRD Kota Serang ini sempat mengeluhkan regenerasi dua profesi nonformal di tengah masyarakat yang saat ini mulai langka.

"Contohnya ketika orang tua saya meninggal kemarin, untuk menemukan pemandi jenazah saja susah. Ini karena sudah minim regenerasi untuk profesi yang sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat," ujar dia.

Ia juga menyebut, program ini merupakan bentuk dorongan Pemkot Serang dalam mengentaskan buta aksara Alquran. Dukungan dan perhatian pemkot bagi para guru mengaji ini disebutnya memang layak diberikan karena mereka yang selama ini menjalankan program Maghrib mengaji yang sudah sejak lama dilakukan di Ibu Kota Banten.