Total Kasus Covid-19 di Sumsel Jadi 16, Satu dari Lubuklinggau

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Covid-19. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Total Kasus Covid-19 di Sumsel Jadi 16, Satu dari Lubuklinggau

Regional | Jakarta

Minggu, 05 April 2020 19:57 WIB


PALEMBANG, HALUAN.CO - Kasus pasien positif virus corona atau Covid-19 di Sumatera Selatan terus bertambah. Per hari ini, ada empat kasus baru pasien positif Covid-19 sehingga total menjadi 16 orang. 

Dari empat kasus baru itu, satu orang di antaranya berasal dari wilayah terjangkit baru, yakni Kota Lubuklinggau.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, mengatakan, dua di antara empat kasus itu terjadi secara transmisi lokal di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

"Kasus 015 perempuan usia 54 tahun asal OKU status lokal. Kasus 016 perempuan usia 61 tahun asal OKU juga status lokal," kata Yusri seperti dilansir dari Antara, Minggu (5/4/2020).

Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Sumsel itu mengatakan, kasus 014 adalah laki-laki berusia 40 tahun asal Kota Palembang dengan status impor.

Kemudian kasus 013 seorang laki-laki berusia 28 tahun asal Kota Lubuklinggau juga dengan status impor.

Yusri menyebutkan, ada lima wilayah positif terjangkit Covid-19 di Sumsel saat ini. Kelima wilayah itu yakni Kota Prabumulih (5), Kota Palembang (6), Kabupaten OKU (3), Kabupaten Ogan Komering Ilir (1), dan Kota Lubuklinggau (1).

Dia mengungkapkan, dari 16 kasus yang ada, kasus 01 (Palembang) dan 02 (Prabumulih) telah meninggal dunia pada 23 Maret yang lalu. Sedangkan kasus 012 (Palembang) sudah dinyatakan sembuh pada 4 April.

"Saat ini masih terdapat 13 kasus aktif," ungkapnya.

Terkait dengan adanya kasus transmisi lokal baru di Kabupaten OKU, Yusri meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, menurut dia, penularan lokal tersebut masih terjadi dalam satu keluarga.

"Bisa dibilang Sumsel masih relatif terkendali penyebaran Covid-19," kata Yusri.

Pemerintah: Mulai Hari Ini, Semua Harus Pakai Masker

Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Selain itu juga jangan panik dan stres serta selalu menghindari kerumunan.

"Penyakit ini tidak ada obatnya kecuali penguatan imunitas tubuh yang bisa dilakukan semaksimal mungkin," tandasnya.


0 Komentar