Tunggu Hasil Lab, Satu PDP Corona Meninggal di RS Achmad Muchtar Bukittinggi

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampinggi unsur Forkopimda Bukittinggi. (Foto: (HMG)

BUKITTINGGI, HALUAN.CO - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang Isolasi RS Achmad Muchtar Bukittinggi, Sumatera Batar.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dikutip Harianhaluan.com (Haluan Media Group), Kamis (26/3/2020) menyebutkan, pasien yang meninggal dunia itu berasal dari Kabupaten Solok Selatan.

Dia belum bisa memastikan apakah pasien tersebut meninggal karena terpapar virus corona atau bukan karena hasil uji labnya belum keluar.

"Hasil Labnya belum keluar," kata Ramlan didampinggi unsur Forkopimda Bukittinggi kepada wartawan.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman memastikan bahwa yang meninggal itu warga Abai Kecamatan Sangir Batang Hari yang dirujuk ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar di Bukittinggi.

"Iya, pasien dalam pengawasan yang dirujuk ke RS Bukittinggi meninggal tadi pagi. Namun, hasil laboratorium belum keluar. Apakah positif atau negatif Covid-19," katanya.

Wabah Corona Telah Masuk ke Sumbar, Satu Pasien Positif di Bukittinggi

Saat ini, imbuhnya jenazah pasien berkelamin laki-laki berusia 27 tahun itu asal masih di RS Ahmad Mukhtar.

"Dia sampai di Solok Selatan 13 Maret 2020 setelah pulang dari Jakarta. Dia dirujuk ke RSAM tanggal 23 Maret. Sejauh ini pihak keluarga sudah menunggu. Kemungkinan negatif corona, tapi masih menunggu hasil uji laboratorium," katanya.


0 Komentar