UGM Bantu Pemprov Jateng Bangun Aplikasi Pendeteksi Pemudik

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Aplikasi mudik Pemprov Jateng (UGM.ac.id)

-

AA

+

UGM Bantu Pemprov Jateng Bangun Aplikasi Pendeteksi Pemudik

Regional | Jakarta

Minggu, 19 April 2020 16:00 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Selain Jawa Barat, Jawa Tengah juga memiliki problem sulitnya mendeteksi gelombang pemudik. Mereka umumnya para pencari kerja di Jakarta dan sekitarnya yang terpaksa mudik lantaran tidak ada lagi pekerjaan di Jabodetabek menyusul mewabahnya COVID-19.

Mengapa ini penting: Sebuah aplikasi dibuat untuk menelusuri riwayat perjalanan pemudik warga Jawa tengah hingga dapat memantau mereka mengkarantina diri selama 14 hari. Sistem dibuat sederhana mungkin sehingga pemerintah dapat cepat mengambil langkah yang bijak dalam menanggapi persebaran COVID-19.

Konteks: Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni UGM (Kagama) dan mahasiswa vokasi UGM membuat aplikasi yang dapat mendeteksi warga Jateng yang mudik.

Apa katanya: “Menurut data Dinas Perhubungan Jateng, gelombang pemudik telah mencapai angka 320.435 orang yang menggunakan angkutan umum. Belum termasuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Aplikasi Siaga Mudik memfasilitasi warga yang terpaksa mudik di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Manajer Teknis, Imam Fahrurrozi seperti dikutip dari ugm.ac.id.

RAISA, Robot yang Siap Bantu Tim Medis Tangani Pasien COVID-19

Teknis kerja aplikasi:

  • Pemudik mengisi aplikasi Siaga Mudik dan melakukan karantina diri selama 14 hari.
  • Aplikasi mendata jumlah pemudik berdasarkan lokasi tujuan mudik, alamat tinggal dan lokasi singgah pemudik, serta kondisi kesehatan dari pemudik berdasarkan gejala-gejala sakit dan ada tidaknya penyakit bawaan dari pemudik.
  • Ada tidaknya intervensi medis dari Dinas Kesehatan terdekat berdasarkan dari output informasi dari aplikasi siaga mudik.

Kerja sama pendataan warga: Untuk memperketat pendataan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga bekerja sama dengan Komunitas WE Indonesia di Jakarta dalam mempersiapkan Sistem Manajemen Informasi Pendataan Pemudik melalui aplikasi siagamudik.jatengprov.go.id ini.


0 Komentar