Ulama ISIS Dibekuk, Saking Gendutnya Harus Diangkut Pakai Pickup ke Penjara
Mutfi ISIS Shifa al-Nima. (Foto: Dailymail)

JAKARTA, HALUAN.CO - Seorang mufti (ulama) kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bernama Shifa al-Nima, ditangkap oleh pasukan khusus tim polisi bersenjata khusus (SWAT) di distrik Mosul, Provinsi Nineveh, Irak.

Dilansir dari Jerusalem Post, Sabtu (18/1/2020), Shifa al-Nima, merupakan aktor intelektual dalam merilis fatwa hukuman mati atas sejumlah besar warga Irak, juga penembakan Masjid Nabi Yunus as di Mosul.

Shifa al-Nima juga merupakan salah satu pemimpin top ISIS. Ia bertanggung jawab atas hukuman mati yang dijatuhkan terhadap sejumlah pemuka agama dan akademisi Mosul, lantaran mereka tidak bersedia berbaiat kepada kelompok teroris ISIS.

Sebagai seorang mufti, dia adalah penyebar paham dan ideologi sesat ISIS. Shifa al-Nima kerap menyampaikan pidato-pidato provokatif yang mendorong anggota ISIS melakukan berbagai kejahatan tak berperi kemanusiaan termasuk pembunuhan.

"Dia merupakan salah satu pemimpin ISIS yang bertanggung jawab merilis fatwa berujung pembunuhan ulama dan kalangan terpelajar," ujar sumber polisi Baghdad.

Menurut Imam of Peace di akun Twitter-nya, Shifa al-Nima memerintahkan eksekusi, perbudakan, pemerkosaan, hingga penculikan terhadap Muslim dan non Muslim yang menentang mereka.

Foto-foto yang dipublikasikan sejak Shifa al-Nima ditangkap menunjukkan, dia memiliki tubuh dengan berat badan berlebih. Dia begitu tambun dengan berat 136 Kg sehingga tak mampu bergerak.

Para petugas keamanan pun terpaksa mengangkut Abdulbari dengan sebuah pickup untuk dibawa ke tempat tahanan.

Untuk diketahui, kelompok teroris ISIS sejak tahun 2014 hingga 2017 berkuasa di Mosul, ibukota provinsi Neynaveh, Irak