Vaksinasi, Solusi Jangka Panjang Atasi Corona

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Vaksinasi menjadi solusi panjang (Ilustrasi: Total Politik)

-

AA

+

Vaksinasi, Solusi Jangka Panjang Atasi Corona

Total Politik | Jakarta

Jumat, 27 Maret 2020 23:00 WIB


Pemerintah harus turut mendukung program vaksinasi guna menangkal wabah virus corona.

PEMERINTAH harus turut mendukung program vaksinasi guna menangkal wabah virus corona. Sebab sejauh ini, belum ada vaksin yang mampu menangkal Covid-19, nama virus corona itu, ke dalam tubuh manusia.

Vaksinasi bisa dilakukan dengan upaya membuat vaksin atau juga menyediakan stok vaksin untuk setidaknya menangkal tersebarnya wabah tersebut. Sejauh ini, Indonesia hanya memiliki penyediaan stok vaksin.

Misalnya, PT Bio Farma akan memastikan stok vaksin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya dari ancaman penyakit influenza, dalam kondisi aman. Upaya tersebut juga dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 lebih jauh.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, mengatakan sejauh ini pihaknya sedang menanti arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait program tersebut. “Kalau untuk kampanye, ini ada program pemerintah, kita ikuti. Kementerian Kesehatan katakan itu, kita akan dukung,” ujar Honesti, dilansir Koran Republika (10/03/2020).

Para peneliti kesehatan di Indonesia, baik dari Kementerian Kesehatan, perguruan tinggi, maupun industri, juga sedang mengembangkan vaksin untuk virus Covid-19. Mereka mulai mengidentifikasi senyawa-senyawa dari bahan herbal yang berpotensi sebagai obat.

Sementara di dunia, Amerika Serikat dan Cina berlomba-lomba menemukan vaksin corona. Diperkirakan, vaksin baru benar-benar siap tersedia di rumah sakit 18 bulan lagi.

Ilmuwan di Kaiser Permanente Washington Research Institute di Seattle, Washington, memulai penelitian uji coba tahap pertama untuk potensi vaksin Covid-19 pada Senin (16/3/2020).

Suntikan vaksin pertama dilakukan pada empat sukarelawan yang sehat dengan umur 18 hingga 55 tahun guna menguji kekebalan tubuh dari wabah corona.

Sedangkan di Cina, sejumlah ilmuwan menginfeksi kera dengan virus corona yang menyebabkan Covid-19 beberapa waktu lalu.

Corona Istirahatlah Ekonomi Dunia

Hasilnya, kera yang pulih dari virus terdeteksi mengembangkan kekebalan efektif. Namun, ternyata muncul fakta baru bahwa virus juga dapat menginfeksi melalui mata sehingga tak cukup melindungi diri dengan masker. Hingga saat ini, upaya menemukan vaksin masih terus dilakukan.

Pemerintah Indonesia selain melakukan upaya-upaya penekanan wabah, juga harus mengupayakan strategi jangka panjang untuk menahan laju berkembangnya wabah. Vaksinasi adalah salah satu upaya penekanan wabah tersebut.

Masih ada waktu 18 bulan, jalan menemukan vaksin juga masih panjang. Pemerintah juga harus turut memikirkan bagaimana vaksinasi itu bisa dilakukan. Setidaknya, perlu ada anggaran khusus untuk pengembangan vaksinasi Covid-19.Pemerintah harus memprioritaskan penanganan wabah Covid-19 ini, termasuk juga turut mendukung pengembangan vaksin Covid-19. Wabah Covid-19 telah menaklukkan seluruh negara, termasuk negara adidaya.

Pimpinan Amerika Serikat sudah menetapkan darurat nasional untuk negaranya. Berbagai negara di dunia seperti Cina, Denmark, Irlandia, Spanyol, Perancis, Italia, Mongolia, Korea Utara, dan Filipina telah memberlakukan lockdown atau isolasi diri untuk menangkal wabah virus tersebut.

Covid-19 setidaknya telah membunuh lebih dari 6500 orang dan menginfeksi lebih dari 169 ribu orang di seluruh dunia, menurut perkiraan John Hopkins University.

Karena itu, upaya memperioritaskan penanganan wabah corona dengan mengembangkan vaksinasi itu amatlah penting. Hal itu guna menangani penyebaran wabah lebih lanjut yang berdampak pada bencana kemanusiaan.

Setidaknya, untuk menghemat anggaran, tunda dulu proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan. Kemudian, ganti dan prioritaskan penanganan wabah tersebut.

Perintah Konstitusi

“Melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia,… dan ikut serta menjaga ketertiban dunia,” begitulah perintah konstitusi UUD 1945 kepada para pimpinan negara di tanah air.

Maka, pemerintah wajib memprioritaskan hal tersebut. Tak ada alasan untuk menangguhkan upaya vaksinasi terhadap rakyatnya. Beruntung ada pihak-pihak yang siap bersedia untuk melakukan program vaksinasi tersebut.

Setidaknya, demi keamanan dan keselamatan negara, pemerintah hanya tinggal mendukung para peneliti kesehatan tersebut secara akses, finansial dan moral. Para peneliti itu butuh back up dari negara untuk mengenmbangkan vaksin. Dengan begitu, terlihat ada upaya pemerintah untuk melindungi rakyatnya.

Kemudian, dengan membantu pengembangan vaksin, pemerintah Indonesia juga turut serta untuk menangani masalah wabah yang mendunia ini.

Pemerintah Indonesia bisa setidaknya memberikan kepastian dan mengurangi kepanikan masyarakat akan datangnya wabah tersebut. Dengan demikian, itu juga bisa menunjukkan bagaimana respon negara dalam menjaga kedaulatannya dan perdamaian dunia. (AK)


0 Komentar