Viral, Akun Kemkominfo Ada di Situs Porno, Berikut Klarifikasinya
Ilustrasi (Haluan.co)

JAKARTA, HALUAN.CO - Beberapa waktu terakhir ini dunia maya dibuat heboh dengan munculnya akun diduga dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kemkominfo) di sebuah situs dewasa.

Untuk mengklarifikasi kabar yang beredar, Kominfo menegaskan tidak pernah membuat akun atau konten apapun pada situs Pornhub.com.

Hal itu dilansir dari laman resmi Kominfo, Kamis (26/12/2019), Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu menjelaskan, bahwa situs Pornhub.com telah diblokir oleh Kementerian Kominfo RI pada tahun 2017. Karena konten pada situs tersebut memuat informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang mengandung muatan yang melanggar kesusilaan.

Ini diatur pada Pasal 27 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Lebih lanjut, kata Ferdinandus, saat ini Kementerian Kominfo RI telah berkoordinasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum atas tindak pidana pemalsuan informasi elektronik dengan mengatasnamakan Kementerian Kominfo RI tersebut.

"Kementerian Kominfo RI juga telah mengirimkan surat elektronik (email) kepada pengelola situs Pornhub.com untuk menyampaikan keberatan penggunaan nama kementerian dan logo Kemkominfo pada situs tersebut," kata Ferdinandus dalam keterangan tertulisnya.

Mengantispasi hal tersebut, Kementerian Kominfo RI akan terus melakukan upaya dan langkah strategis untuk menjaga jagat maya Indonesia dari konten-konten negatif, termasuk melakukan langkah pemblokiran terhadap situs dan akun media sosial yang mengandung konten pornografi.

"Hingga November 2019, Kementerian Kominfo telah memblokir lebih dari 1.500.000 situs dan akun media sosial yang mengandung konten pornografi," katanya lagi.

Sekaitan dengan hal itu, Kementerian Kominfo RI mengingatkan warganet bahwa mendistribusikan atau mentransmisikan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang mengandung muatan melanggar muatan kesusilaan atau pornografi adalah sebuah tindak pidana siber yang diatur dalam UU ITE dengan ancaman pidana mencapai enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Seperti diketahui, penemuan diduga akun Kemkominfo ini pertama kali dikabarkan oleh akun Twitter @sle*******bonzo.

Dalam cuitan yang dia unggah pada Senin (23/12/2019) lalu, @sle*******bonzo heran saat mengetahui ada akun terverifikasi dengan nama Kemkominfo di situs dewasa tersebut.

"Man is this ur biggest flex in 2019? verified p**nhub account? @kemkominfo," tulis @sle*******bonzo.

Cuitan ini kemudian mendapatkan banyak respons dari warganet.


Penulis: Milna Miana