Viral, Wajan Pedagang Nasi Goreng di Pandeglang Disita Debt Collector karena Uang Setoran

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Wajan pedagang nasi goreng di Pandeglang, Banten disita petugas bank keliling. (Foto: iNews)

-

AA

+

Viral, Wajan Pedagang Nasi Goreng di Pandeglang Disita Debt Collector karena Uang Setoran

Viral | Jakarta

Jumat, 07 Februari 2020 10:43 WIB


PANDEGLANG, HALUAN.CO - Cerita pedagang nasi goreng di Pandeglang Banten mendadak viral setelah dua wajan atau penggorengan miliknya disita debt collector suruhan seorang rentenir. Dia terpaksa meminjam wajan milik warga untuk dapat melanjutkan usahanya tersebut.

Aksi penyitaan terhadap pedagang nasi goreng bernama Haerudin (25) ini terjadi pada Rabu (5/2/2020) malam ketika dia baru saja membuka dagangan dan akan melayani pelanggan.

"Baru mau layani pembeli, mereka datang dan menyita penggorengan saya. Katanya, karena setoran kurang," kata Haerudin seperti dilansir iNews.id, Kamis (6/2/2020).

Menurut bapak satu anak ini, dia meminjam uang kepada rentenir tersebut sejumlah Rp5 juta. Namun diia baru bisa membayar separuhnya dengan setoran Rp600.000 per pekan.

Masalahnya, kata dia, setoran terakhir baru dia bayarkan Rp500.000, sehingga terjadilah aksi penyitaan wajan oleh petugas debt collector itu. Padahal, tidak ada perjanjian soal sita menyita barang bila setoran kurang.

Haerudin juga mengaku, orang suruhan rentenir tersebut mengancam akan menyita gerobak jika pembayaran pinjaman masih terlambat.

"Dia bilang kasih pinjaman karena mau nolong saya. Tidak ada perjanjian akan menyita," ujar dia.

Duh, PNS di Bandung Terekam Video Sedang Dangdutan dengan Pelajar saat Jam Kerja

Sementara itu warga di sekitar tempat Haeruddin berdagang, Pepeng, mengaku iba melihat pedagang nasi goreng itu tak bisa berdagang karena wajannya disita. Dia pun berinisiatif memberikan penggorengan miliknya.

"Gimana mau dagang, wajan disita, kasihan. Sama-sama perantau. Nanti kalau dibalikin ya tidak apa-apa. Kalau mau dipakai ya, gampanglah," katanya.


0 Komentar