Virus Corona Telah Membunuh 4.825 Orang di Italia

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Suasana pemakaman janazah di Italia di tengah mewabahnya virus corona di negara itu. (Foto: AFP)

JAKARTA, HALUAN.CO - Serangnya virus corona atau Covid-19 semakin ganas di Italia. Tercatat 4.825 orang telah dibunuh oleh virus tersebut.

Sedangkan jumlah kasus baru yang terinfeksi Covid-19 meningkat pada hari Sabtu sebesar 6.557 menjadi 53.578.

Angka kematian di Italia itu lebih dari sepertiga dari total kematian di dunia yang diakibatkan virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China itu.

Bahkan angka kematian di Italia itu jauh melampaui di China. Korban meninggal di China sehari yang lalu 3.253 orang dengan jumlah yang terinfeksi 81.250.

Akibat tidak terkendali serang virus itu, pemerintah Italia hari Sabtu menutup semua pabrik yang tidak penting.

"Kami akan memperlambat mesin produktif, tetapi kami tidak akan menghentikannya," kata Perdana Menteri Giuseppe Conte dalam sebuah tayangan TV larut malam seperti dilansir AFP, Minggu (22/3/2020).

Wabah virus corona di Italia itu diawali dengan seorang pensiunan pembangun di negara itu menjadi orang pertama di Eropa yang meninggal sebulan yang lalu karena corona.

Pada minggu-minggu pertama krisis ini ditandai dengan catatan kematian berkala yang hanya terjadi dua atau tiga kali seminggu. Kemudian terjadi lompatan semakin besar secara eksponensial.

Paulo Dybala dan Pacarnya Positif Terkena Virus Vorona

Jumlah total kematian di wilayah Lombardy utara sekitar Milan melebihi 3.000.

Lombardy telah dikunci sejak 8 Maret dan pemerintah berharap untuk melihat hasilnya terlebih dahulu.

Wilayah sekitar 10 juta penduduk itu melaporkan 3.251 infeksi baru pada hari Sabtu. Pada Jumat dilaporkan 2.380 infeksi.

"Situasinya semakin buruk," Gubernur Lombardy Attilio Fontana seperti dikutip Sabtu malam oleh Sky Italia TG24.


0 Komentar