Wabah Corona Telah Menggoyahkan Sendi-sendi Ekomomi Nasional

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Achmad Hafisz Tohir (Foto: Ist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Anggota Komisi XI (Keuangan) DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengatakan, pemerintah harus secepatnya mengatasi wabah virus corona atau Covid-19 di negeri ini.

Mengapa ini penting:

• Wabah ini telah menggoyahkan sendi-sendi perekonomian nasional dan kesehatan masyarakat.

• Bila tak kunjung teratasi, kualitas hidup manusia Indonesia akan terus merosot tajam.

Konteks:

• Wabah virus corona yang melanda Indonesia saat ini.

• Data kasus corona yang diumumkan pemerintah hingga Rabu, 8 April 2020 tercatat 2.959 terkonfirmasi positif, 240 meninggal dunia dan 220 sembuh.

Apa katanya: "Setiap hari korban selalu bertambah. Jika wabah corona tidak teratasi, kualitas kehidupan rakyat akan terus menurun dan merosot," kata politikus PAN ini.

Apa yang harus dilakukan:

• Wabah virus corona ini harus ditanggulangi bersama.

• Menyelamatkan nyawa warga negara merupakan hukum tertinggi, sesuai UUD 1945.

• Diperlukan perlindungan yang terintegrasi dari semua sektor.

Dampak ekonomi:

• Yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat miskin.

• Para tukang, pegawai salon, ojol (ojek online), taksi, juru parkir, dan seterusnya mulai kelimpungan.

• Selama wabah corona menyerang, jumlah yang disasar Program Keluarga Harapan (PKH) juga ikut bertambah.

• Banyak yang semula sejahtera, kini jadi pra sejahtera, bahkan terpaksa miskin.

Bagaimana mengatasinya:

• Negara harus hadir dengan segala keterbatasannya saat ini.

• Bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan sosial (Bansos) menjadi suatu keharusan diberikan kepada jutaan rakyat miskin.

Indonesia di Ambang Badai PHK Corona

• Jika ada 100 juta keluarga miskin yang harus diberi BLT Rp1 juta/bulan, maka nilainya tetap akan lebih kecil dibandingkan dengan risiko runtuhnya ekonomi negara.

• Dengan memberi BLT, daya beli rakyat hidup kembali dan uang tersabut kembali ke negara dalam bentuk pajak dan PNBP.

• Dengan memberikan BLT, diharapkan kehidupan ekonomi berjalan dan terjaga, politik stabil, hukum terjaga, pemilik modal merasa aman, kriminalitas turun, dan meminimalisir kerusuhan seperti di India.

• Kalau yang miskin tidak dibantu, maka akan menganggu eksistensi kelompok si kaya.

"Ketika negara tidak bisa membantu si mayoritas yang miskin, maka negara juga tidak akan mampu menyelamatkan minoritas yang kaya," kata Hafisz mengutip pernyataan John F Kennedy.

Sumber dananya:

• Menunda beberapa mega proyek, seperti perpindahan ibu kota negara dan infrastruktur lainnya.

• Semua anggarannya bisa dialihkan untuk menangani Covid-19 ini.

• Untuk sementara ini tidak perlu punya jembatan baru, tidak punya gedung baru, jalan tol baru, dan segala macam yang baru, termasuk ibu kota baru.

“Singkatnya, jangan sampai lolos dari virus maut, tetapi mati di tangan perusuh,” tegas legislator dari Sumsel itu.


0 Komentar