Wahyu Setiawan Dinonaktifkan Setelah Berstatus Terdakwa
Ketua KPU Arief Budiman. (Ist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi akan dinonaktifkan atau diberhentikan sementara setelah berstatus terdakwa atau kasusnya di sidangkan di pengadilan.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).

Menurut Arief, seorang anggota Komisiner KPU bisa diberhentikan sementara jika sudah berstatus sebagai terdakwa.

Hal tersebut kata dia, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bahwa penyelenggara pemilu atau anggota KPU, KPU provinsi atau KPU Kabupaten/Kota diberhentikan sementara kalau sudah ditetapkan menjadi terdakwa.

Karena itu kata Arief Budiman, Wahyu Setiawan akan diberhentikan sementara jika sudah memasuki proses persidangan dan berstatus terdakwa.

Arief menegaskan sesudah ada putusan dari pengadilan, pihaknya akan mengambil langkah selanjutnya yaitu melakukan rapat pleno dengan Komisioner KPU lainnya.

"Kemudian sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan hukum tetap, maka kami akan lakukan rapat pleno untuk sikapi hal ini. Kami melihat ada beberapa kasus yang pernah terjadi," ujar Arief Budiman.

Pada KPU periode sebelumnya, juga ada komisioner KPU yang tersandung masalah korupsi. Ada empat komisioner lain yang pernah terjerat kasus korupsi, yaitu Mulyana Wira Kusumah, Nazaruddin Sjamsuddin, Rusadi Kantaprawira, dan Daan Dimara.

KPU Tak Terganggu

Penahanan Wahyu Setiawan sebagai tersangka terkait kasus korupsi terkait pengaturan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi PDIP menurut Arief Budiman tidak akan mengganggu kinerja KPU.

Arief Budiman memastikan bahwa seluruh pekerjaan KPU tidak terganggu pasca ditahannya Komisioner KPU Wahyu Setiawan oleh KPK.

"Seluruh kegiatan yang terjadi di KPU tetap berjalan seperti biasa. Saya sudah minta KPU pusat maupun daerah menjalankan tugasnya seperti biasa. Hari ini saya juga lakukan pelantikan anggota KPU baru "ujar Arief usai melantik komisioner KPU Karawang, Komering Ilir Sumatera Selatan, Sidrap dan Palopo di Gedung KPU, jalan Imam Bonjol Jakarta.

Dia menganggap kasus yang menjerat Wahyu sama sekali tidak mengganggu tugas atau pekerjaan yang dilakukan oleh pihak KPU pusat maupun daerah.