Wali Kota Bekasi: Dalam Kondisi Begini, Kita Enggak Bisa Minta Apa-apa ke DKI
Kondisi banjir di salah satu wilayah Bekasi. (FOTO: Istimewa)

BEKASI, HALUAN.CO - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, turut mendampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk memantau kondisi banjir di wilayah tersebut. Ia turut memberikan tanggapan soal koordinasi antara Provinsi Jawa Barat, termasuk Kota Bekasi dengan DKI Jakarta. 

Namun, menurut Rahmat, dalam kondisi bencana seperti ini memang sulit untuk meminta bantuan ke Provinsi DKI Jakarta. Apalagi, menurutnya, banjir yang melanda DKI lebih parah daripada wilayah-wilayah penyangganya.

"Dalam kondisi sekarang, kita enggak bisa minta apa-apa ke DKI karena DKI juga masih parah. Tapi rapat terakhir kita sepakat bahwa Gubernur DKI dan Gubernur Jabar menata tata ruang yang sama," kata Rahmat di Perumahan Villa Taman Kartini, Bekasi Timur, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020).

Seperti diketahui, banjir yang terjadi sejak 1 Januari 2020 kemarin tak hanya melanda Jakarta, namun juga daerah penyangganya, termasuk Bekasi dan Bogor.

Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, selama ini memang pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemprov DKI terkait pencegahan banjir.

"Ya sekarang kan masih tanggap darurat. Selama ini kita sudah beberapa kali pertemuan dengan pemerintah DKI soal hal teknis. Nanti akan kita tingkatkan lagi," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Jabodetabek Akan Terus Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Menurut Emil, saat ini fokus pemerintah adalah melakukan evakuasi korban. Dirinya berharap jumlah korban banjir tidak bertambah.

"Sekarang fokus pada penyelamatan nyawa, keamanan, evakuasi aja dulu. Mudah-mudahan kita harapkan tidak ada penambahan korban lagi karena jumlah korban saya terima laporan semalam lumayan banyak," ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Emil menuju sejumlah titik banjir dengan menaiki perahu karet, termasuk kawasan Villa Nusa Indah yang menjadi salah satu lokasi banjir terparah.