Wantim MUI: Perintah Agama, Kita Harus Hormati Jenazah

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Didin Hafidhuddin. (Foto: Islampos)

-

AA

+

Wantim MUI: Perintah Agama, Kita Harus Hormati Jenazah

Nasional | Jakarta

Kamis, 02 April 2020 16:41 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Didin Hafidhuddin meminta masyarakat jangan memberikan stigma negatif terhadap jenazah korban virus corona (Covid-19)

"Berita hari ini dan semalam, meskipun sudah disampaikan bahwa tidak boleh ada stigma negatif dari masyarakat dan umat Islam khususnya terhadap jenazah Covid-19 ini," kata Didin dalam konferensi pers Wantim MUI via telekonferensi, Kamis (2/4/2020).

Haedar Nashir: Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19

Belakangan ini, muncul aksi adanya penolakan sejumlah warga terkait pemakaman jenazah pasien Covid-19. Penolakan jenazah tersebut diantaranya terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Hal tersebut diduga lantaran tidak adanya sosialisasi dan pemberitahuan. Dampaknya, warga melakukan aksi penolakan jenazah diduga karena virus corona 19 yang hendak dimakamkan pada Senin (30/3/2020).

Namun, pemakaman dapat dilanjutkan setalah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan kepolisian datang memberikan penjelasan mengenai pemakaman yang sudah sesuai prosedur penanganan jenazah korban virus corona.

Didin meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menolak jenazah pasien terinfeksi Covid-19 yang akan dimakamkan.

Karena, perintah agama Islam sangat jelas yaitu umat harus menghormati jenazah.

"Jangan sampai jenazah yang akan dimakamkan kemudian tolak oleh masyarakat, saya kira perintah agama harus menghormati jenazah. Jenazah harus dihormati dengan baik. Karena itulah takdirnya. Dengan sebab Covid-19 dia kemudian meninggal dunia," tukasnya.



0 Komentar