Warga Cianjur Dilarang Adakan Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru
Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman. (Foto: Pikiran Rakyat)

CIANJUR, HALUAN.CO - Pemerintah Kabupaten Cianjur melarang masyarakat menggelar pesta kembang api pada saat malam pergantian tahun. Warga diimbau menyelenggarakan doa bersama pada momen tersebut.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, perayaan malam pergantian tahun secara berlebihan ditakutkan akan berdampak negatif. Di antaranya seperti konvoi kendaraan dan pesta minuman keras.

"Karena itu, kami mengeluarkan surat larangan tersebut. Nantinya akan disebarluaskan melalui Kantor Satpol PP Cianjur ke seluruh wilayah tingkat kecamatan," kata Herman seperti dilansir Antara, Senin (30/12/2019).

Menurut dia, Cianjur yang dikenal dengan kota santri dapat menggelar perayaan tahun baru dengan kegiatan positif seperti meningkatkan ibadah, kajian atau melakukan doa bersama.

Sementara Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan meskipun tidak melarang warga untuk merayakan malam pergantian tahun, namun warga diimbau tak berlebihan, apalagi sampai melanggar hukum.

"Lebih baik dilakukan dengan cara sederhana, jangan sampai kegiatan yang dilakukan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain seperti pesta minuman keras dan kebut-kebutan," katanya.

Menjelang malam pergantian tahun, ungkap dia, pihaknya menyiagakan satgas pengurai kemacetan, satgas patroli dan satgas penembak jitu guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Harapan kami selama perayaan malam pergantian tahun situasi dan kondisi Cianjur, tetap aman dan kondusif. Namun untuk antisipasi termasuk macet, kami siagakan seluruh anggota di masing-masing pos pam," katanya.