Warga Gorontalo Kumpulkan Donasi Bantu Bayar Tagihan Listrik Kantor Bupati yang Diputus PLN

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi mati lampu. (Foto: Net)

GORONTALO, HALUAN.CO - Warga di Gorontalo Utara turut prihatin atas kondisi aliran listrik di kantor bupati yang diputus oleh PLN. Mereka mengumpulkan donasi untuk membantu membayar tagihannya.

Pemutusan aliran listrik di Kantor Bupati Gorontalo Utara ini sejak Sabtu (21/12/2019). Hal ini karena minimnya anggaran pemkab, sampai menunggak pembayaran tagihan listrik.

Warga ramai-ramai mengumpulkan donasi di jalan lintas Sulawesi, depan kantor bupati kawasan Molingkapoto. Dari aksi itu, warga berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp385.000 dan telah diserahkan ke Bagian Umum Sekretariat Daerah.

"Pengumpulan donasi sebagai bentuk empati terhadap kondisi tersebut," kata tokoh pemuda Gorontalo Utara, Marten Biki, yang menginisiasi pengumpulan donasi, seperti dilansir iNews.id.

Marten mengatakan, banyak kerugian akibat pemutusan aliran listrik di kantor bupati. Biasanya suasana malam di kompleks kantor bupati ramai dikunjungi masyarakat, kini jadi gelap gulita.

Selain itu, pelayanan kantor hari ini terganggu akibat tidak adanya aliran listrik. Pelayanan publik seperti pengurusan dana duka, tidak bisa dilakukan karena listrik terputus.

"Kondisi ini kami dapati saat menyerahkan hasil donasi yang terkumpul," ujarnya.

Warga pun mengingatkan Pemkab Gorontalo Utara untuk lebih memperhatikan masalah ini ke depan. Jangan sampai pemadaman listrik terulang lagi. Apalagi, kantor bupati merupakan ikon daerah.

"Di sini juga tempat kepala daerah dan wakil kepala daerah, berkantor," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik menyayangkan pemutusan aliran listrik di kantor bupati setempat karena menunggak pembayaran tagihan.

Manajemen yang diterapkan perlu dipertanyakan karena anggaran operasional mestinya sudah dihitung dan diprediksi sejak awal.

"Jika anggaran untuk bayar listrik saja harus kecolongan seperti ini, maka Pemkab Gorontalo Utara perlu mengevaluasi kinerja manajemen kantor," katanya.


0 Komentar