Warga Kota Bekasi Paling Banyak Terdampak Banjir Jabodetabek
Anak-anak dan bayi di tempat pengungsian. (Foto: Humas BNPB)

JAKARTA, HALUAN.CO - Warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mencapai 409 ribu jiwa.

"Ini data yang berhasil dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai Kamis, 2 Januari 2020 pukul 22.00 WIB," jelas Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kamis (3/1/2020).



Dari data warga terdampak bencana tersebut, paling banyak terdapat di wilayah Kota Bekasi dengan total 366.274 jiwa dari 104.114 KK.

Kemudian menyusul Kabupaten Bogor dengan warga terdampak 13.230 jiwa dari 3.780 KK, Jakarta Timur 2.318 KK dengan 9.122 jiwa danJakarta Selatan sebanyak 563 KK dengan 8.104 jiwa.

Berikutnya Kota Tangerang 484 KK dengan 3.350 jiwa, Kabupaten Bekasi 800 KK dengan 2.846 jiwa, Jakarta Pusat 535 KK dengan 2.703 jiwa, Kabupaten Lebak sebanyak 428 KK (1.500 jiwa), Jakarta Barat 391 KK (1.103 jiwa), Jakarta Utara 36 KK (908 jiwa) dan Kota Tangerang Selatan 200 KK (700 jiwa).



Korban Jiwa

Kemudian untuk korban jiwa terjadi di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor masing-masing 11 orang. Di Jakarta Timur dan Kabupaten Lebak masing-masing 7 orang. Di Kota Bekasi dan Depok masing-masing 3 orang.

Berikutnya KotaTangerang, Kabupaten Bekasi, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Kota Tangerang Selatan masing-masing ditemukan 1 korban jiwa.