Warga Mayang Resah Marak Judi Bola Gelinding Manfaatkan Momen Imlek

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Lokasi judi bola gelinding di Mayang Mangurai, Kota Jambi, Jambi tutup sementara setelah ada penolakan dari masyarakat (Foto: Haluanjambi.co/Budi Harto)

-

AA

+

Warga Mayang Resah Marak Judi Bola Gelinding Manfaatkan Momen Imlek

Regional | Jakarta

Rabu, 12 Februari 2020 20:39 WIB


JAMBI, HALUAN.CO - Warga Mayang Mangurai, Kota Jambi, Jambi dibuat resah oleh maraknya perjudian bola gelinding di wilayah mereka. Judi bola gelinding ini baru diketahui, saat ada perayaan Imlek tahun ini. 

Ilustrasi permainan judi bola gelinding (Foto: Istimewa)

Ketua Pemuda setempat, Aang mengungkapkan, aktivitas perjudian bola gelinding itu baru saja diketahui oleh warga sejak beberapa hari ini, dan tidak terdeteksi sebelumnya.

"Sebelumnya modus mereka hanya minta kegiatan itu untuk menyambut acara imlek, tahu-tahunya aktivitas itu berlanjut hingga saat ini, memang saat itu diizinkan oleh RT untuk menghargai," ungkapnya, Rabu (12/2/2020).

Menurut dia, upaya pelarangan secara presuasif sudah dilakukan oleh kelompok masyarakat, namun pihak pengelola tetap kekeuh untuk melakukan aktivitasnya.

"Pada malam Sabtu kita rundingan, keputusannya tidak ada lagi aktivitas perjudian, tapi hingga saat ini alat perjudiannya masih ada dilokasi," bebernya.

Foto: Haluanjambi/Budi Harto

Diakui, sejak dilakukan pertemuan tersebut tidak ada lagi aktivitas di tempat tersebut. Namun, warga tetap merrasa khawatir kecolongan lagi dikemudian hari, sebab peralatan perjudian masih ada dilokasi.

Agus, warga lainnya juga ikut menyayangkan aktvfitas perjudian di wilayahnya itu. Hingga kini, kata Agus, pengelola terus merayu tokoh masyarakat setempat agar permainan judi bola digelinding diizinkan dan dilegalkan beroperasi di Mayang Mangurai.

Bahkan katanya, pihak pengelola mencoba untuk memfitnah satu sama lain antara warga dengan mengaku bahwa sebagian masyarkat memberi izin untuk tetap beraktivitas perjudian tersebut.

"Dia bilang ke warga lainnya, bapak itu setuju, padalah bapak tersebut tidak setuju, mereka aja yang ngada-ngada. Bahkan, mereka merayu tokoh pemuda, jika mengizinkan akan dibayar 200 ribu per malam," tukasnya.

Foto: Haluanjambi.co /Budi Harto

Belum diketahui pasti siapa pemilik lapak tersebut, hanya saja warga mengetahui pengelolanya bernama Kartono,

"Pemilikinya siapa kita belum tau, tapi informasinya pak Kartono yang merupakan pecatan TNI sebagai pengelolanya," bebernya.

Sementara itu, Kartono saat dikonfirmasi Haluanjambi.co (Haluan Media Grup) mengaku hanya sebagai karyawan saja, buka pengelola judi gelinding.

"Saya hanya pekerjanya saja, dan itu sudah ditutup," ujarnya singkat saat dihubungi via telepon pribadinya.

Kartono pun enggan memberikan tanggapan lebih jauh mengenai persoalan tersebut dan langsung menutup ponselnya.

Foto: Haluanjambi.co /Budi Harto

PPATK Ungkap Modus Pencucian Uang Kepala Daerah Lewat Kasino

Sekedar diketahui, permainan judi bola gelinding ini menggunakan menggunakan bola dan di gelindingkan diatas meja bidang datar. Dimeja terdapat 1 sampai 12 angka dan dua warna merah hitam.

Bermain bola gelinding tidak lah terlalu sult ketika sudah tau trik dan cara bermainnya. Hanya cukup menebak bola yang akan berhenti pada kolom diantar 1 sampai 12 angka. Ditengah-tengah bidang terdapat tanda bintang yang disebut Jackpot.

Jika tebakan kalian bisa tepat maka bisa mendapatkan keuntungan 1:11 dari taruhan anda jika bertaruh 100 ribu misalnya, maka akan mendapatkan 1.100.000.

Permainan judi tersebut hampir sama dengan roulette, hanya saja di Indonesia dibuat lebih sederhana. Selain menebak angka bola, terdapat juga jenis taruhan lain pada permainan Keno, misalnya taruhan besar-kecil, taruhan genap-ganjil, dan taruhan warna.

Selain dilakukan secara manual, permainan judi gelinding iini juga banyak dimainkan secara online sehingga membuat banyak orang memiliki kesempatan untuk menang dalam permainan judi gelinding online seperti kasino yang bisa dimainkan komputer maupun lewat ponsel android yang dilakukan secara live.

Penulis:Budi Harto (Haluanjambi.co)


0 Komentar