Wartawan Gadungan Ini Ditangkap Saat Mau Ambil Tagihan Sejumlah Kerjasama Media di Tanjabtim
Musadri alias Yanto (baju hitam), wartawan gadungan ditangkap karena mengklaim dari beberapa media hendak mecairkan tagihan kerjsama di Tanjabtim, Jambi (Foto: Budi Harto)

TANJABTIM, HALUAN.CO - Musadri alias Yanto, wartawan gadungan ini kena batunya saat aksinya menipu sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) Jambi dipergoki. 

Dalam melakukan aksinya, Musadri ini mengaku sebagai wartawan beberapa media di Jambi untuk mengambil tagihan kerjasama dengan OPD di Tanjabtim.

Mengapa ini penting: Musadri alias Yanto ini ternyata sudah lama menjalankan aksinya, sudah banyak media dan OPD yang menjadi korban. Tak sedikit pundi-pundi yang berhasil dikumpulkannya dari modus penipuan dengan dalih mengambil uang tagihan kerjasama sejumlah media di beberapa OPD di Tanjabtim. Hal ini jelas merugikan media, OPD dan mencemari nama baik wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik.

Konteks: Musadri alias Yanto ini ternyata sudah lama menjalankan aksinya, sudah banyak media dan OPD yang menjadi korban. Yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan bukti dari salah satu media yang diklaimnya.

Aksinya terbongkar:

  • Aksi Musadri alias Yanto terbongkar saat yang bersangkutan diintrogasi dan tidak dapat menunjukkan bukti jika dia dari salah satu media yang diklaimnya.
  • Aksinya pertama kali dicurigai oleh Neta, salah satu pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat di Tanjabtim pada Senin, 13 April 2020.
  • Musadri alias Yanto dicurigai lantaran mengklaim dari berbagai media lokal di Jambi dan memberikan pernyataan berbelit-belit.
  • Neta kemudian menghubungi sejumlah wartawan yang ada di Tanjabtim, karena melihat gelagat dari Musadri alias Yanto yang mencurikan dan berbelit-belit.
Sejumlah Warga Riau Tertipu Investasi Bodong Sapi Perah

Diamankan wartawan: Setelah dapat pemberitahuan dari Neta, di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Tanjabtim, sejumlah wartawan kemudian mencari keberadaan Musadri alias Yanto. Yang bersangkutan akhirnya diamankan wartawan karena tidak dapat menunjukkan identitas dan legalitas dari media manapun.

"Kita sangat menyayangkan sikap oknum tersebut, dengan demikian tentu profesi kita selaku wartawan tercoreng," kata Hifni, salah satu wartawan di Tanjabtim saat melakukan penangkapan terhadap Musadri alias Yanto, Selasa (14/3/2020).

Media yang jadi korban: Musadri alias Yanto melakukan modus penipuan dengan dalih mengambil uang tagihan kerjasama sejumlah media di beberapa OPD di Tanjabtim. Media yang diklaim antara lain : Jambi Ekspres, Jambi Independent, Hallo Jambi, Jambi Star dan Timur Ekspres.

Meminta maaf: Musadri alias Yanto akhirnya meminta maaf atas ulahnya yang telah mencoreng, serta meresahkan para wartawan dan media di Jambi. Wartawan di Tanjabtim akhirnya melepaskan Musadri setelah yang bersangkutan meminta maaf, dan tidak melanjutkan ke proses hukum.

"Saya minta maaf atas perlakuan saya ini," ujarnya singkat yang direkam disebuah video yang telah share ke media sosial.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar