Wartawan Rentan Tertular Corona, IJTI Desak Media Buka Identitas Tokoh Publik Terpapar Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Wartawan sangat rentan tertular corona (Ilustrasi: Haluan)

JAKARTA, HALUAN.CO - Wartawan termasuk yang paling rentang terpapar virus corona baru (Covid-19) karena interaksinya dalam liputan di lapangan dengan narasumber terutama pejabat publik. Buktinya, belasan wartawan yang meliput di Balaikota Bogor juga dilaporkan menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

Melihat kenyataan tersebut, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) meminta kepada seluruh media untuk dapat membuka identitas pasien yang positif terjangkit virus corona.

"Tujuannya agar orang yang pernah berinteraksi dengan pasien/korban bisa melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan virus corona," kata Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dalam keterangan tertulis yang diterima Haluan.co, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Yadi, pemerintah perlu terbuka untuk mengungkap tokoh yang positif terpapar corona. Pemerintah juga diminta membuka jejak atau tracing sang tokoh sehingga bisa diketahui siapa yang kemungkinan terpapar.

Jokowi Diingatkan Hati-hati dengan Usulan Lockdown Bisa jadi Jebakan

Seperti dilaporkan Tempo.co, setidaknya ada 12 wartawan di Kota Bogor yang kini masuk dalam ODP. Mereka dalam kondisi cemas karena mereka sempat mengikuti konferensi pers Wali Kota Bogor, Bima Arya, yang sudah diisolasi karena positif Covid-19.

Selain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Walikota Bogor, tidak ada lagi tokoh publik yang secara terbuka menyatakan atau dinyatakan positif corona. Padahal interaksi tokoh publik ini sangat padat dan beragam.


0 Komentar