Wow, Negara Islam Bakal Ganti Dolar dengan Emas, Indonesia?

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ekonomi dunia semakin tidak stabil dan rawan guncangan. Sejumlah negara Islam seperti Iran, Malaysia, Turki dan Qatar mempertimbangkan untuk membangun jalur perdagangan sendiri menggunakan dinar emas.

Namun dalam tulisan yang disitat, Rabu (25/12/2019) dari DWIndonesia yang bersumber dari Reuters ini tidak menyebut-nyebut Indonesia. Padahal soal dinar di Indonesia wacananya sangat kencang.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjelaskan perdagangan akan menggunakan skema barter sebagai salah satu langkah lindung nilai atau hedging. Mahathir mengungkapkan hal ini perlu dilakukan karena negara-negara Islam harus mandiri dalam menghadapi ancaman perekonomian di masa depan.

"Kita melihat negara-negara yang membuat keputusan sendiri untuk hukuman seperti itu (tarif). Malaysia dan negara lain juga harus selalu ingat, hal itu bisa terjadi pada kita," kata Mahatir.

Sekadar informasi, negara-negara Arab yang bersekutu dengan Amerika Serikat (AS) yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir melakukan pemutusan hubungan diplomatik dan hubungan dagang dengan Qatar sejak dua tahun lalu. Qatar dituduh mendukung kegiatan terorisme. Kemudian Iran menjadi negara berikutnya yang diberikan sanksi oleh AS.

"Saya menyarankan agar kita menimbang kembali perdagangan menggunakan dinar emas dan barter di antara kita," ujar dia.

Dia mengaku serius untuk menjalankan misi perdagangan ini dan bisa segera menemukan mekanisme untuk menerapkan dalam waktu cepat.


0 Komentar