Youtuber Ini Dituding Predator Seks yang Sembunyi Dibalik Status Pacaran
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Foto: Daily Star)

JAKARTA, HALUAN.CO - Belum lama ini, Twitter dihebohkan dengan kisah seorang Youtuber bernama Nicholas Chen. Berparas tampan dan terlihat kalem, Nicholas ternyata justru diduga melakukan kekerasan terhadap kekasihnya yang berinisial R.

Tudingan itu bermula dari akun @jerujiemas yang menyebut Nicholas telah menjadikan pacarnya sebagai budak seks selama dua tahun. Ia mengajak pacarnya berhubungan suami istri hingga sang kekasih hamil.

Parahnya, kehamilan tidak terjadi hanya sekali melainkan empat kali dalam dua tahun. Namun, alih-alih ingin bertanggung jawab, Nicholas justru disebut meminta pacarnya menggugurkan kandungan.

"Inti ceritanya: Dia jadi sex slave selama 2 tahun. Dia nggak ngerti konsep consent (just because u said yes ONCE doesn’t mean it’s always gonna be a yes). Cowoknya abuse dia. Nggak mau pakai kondom. Nggak boleh pake pil. Mau keluar di dalem. Hamil?," kata akun jerujiemas. "4x hamil. 4x DIPAKSA minum #misoprostol. Ini semua ada buktinya. Temenku ini (sebut saja R) percaya kata cowo tsb (sebut saja NC) bahwa itu gapapa dan ga bahaya. Padahal pendarahan! Bahkan ketika R ke dokter dan dokter bilang itu bahaya, NC tetap memaksa untuk minum."

"Selama ini keluarga cewe nggak tau. Kenapa? DIA PAKAI ANCAMAN. Kalau sampai ada yang tau, NC akan meninggalkan perempuan ini. Ini kondisinya hamil 6-7 minggu, pendarahan hebat karena minum 14 butir #misoprostol, dan R sudah ke dokter. Bayi masih sehat," tulis akun tersebut.

Sebelumnya, Nicholas dikenal sebagai sosok yang baik. Ia terkenal karena sering tampil di channel YouTube Gado yang kerap mengangkat soal budaya Indonesia. Karena kelakuannya, pihak Gado akhirnya mendepak Nicholas. Video kolaborasi Nicholas bersama YouTuber lain di Channel Gado juga dihapus.

"Setelah mendengar berita tersebut gue sama Rhea benar-benar kaget. Kita nggak tahu apa-apa. Karena itu, Gado jadi terkena efeknya," kata Rhea, pihak channel Gado.

"Orang pasti menyalahkan Gado. Kami dituduh melindungi Nic yang dituding predator seks padalah kita nggak tahu apa-apa. Gado adalah bayi kami, dan kami membangunnya dari nol, dan kami merasa ini tidak adil jika Gado diserang. Karena itu, kami mengeluarkan Nick dari Gado. Alex mengirim pesan kalau dia dikeluarkan dan kami tidak pernah bicara dengan dia, kami mendoakan juga buat korban dan mendoakan kesehatanmu serta sang bayi," lanjutnya.

"Kami mau meluruskan anggapan banyak orang kalau kita ingin melindungi Nic tapi itu nggak benar. Kita menghapus 67 video dan bukan ingin melindungi Nic tetapi melindungi Gado dari masalah personal orang lain," demikian pihak Gado.

Penulis: Rina Atmasari