HARIANHALUAN.COM – Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, pola makan tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga suasana hati. Beberapa makanan bisa membuat kita lebih tenang, sementara yang lain justru memicu emosi negatif seperti mudah marah atau tersinggung. Meski efeknya bisa berbeda pada tiap orang, penting untuk mengenali makanan yang memicu perubahan mood.
Dilansir dari Times of India (25/08/2025), berikut enam jenis makanan yang sebaiknya dikurangi agar emosi lebih stabil:
- Makanan Olahan dan Bergula Tinggi
Gula dalam makanan olahan dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan drastis kadar gula darah. Akibatnya, suasana hati jadi tidak stabil dan mudah marah. Ganti dengan makanan segar dan minim proses agar energi lebih seimbang. - Kafein Berlebihan
Terlalu banyak kafein bisa menimbulkan kecemasan, rasa gelisah, dan mudah tersulut emosi. Selain itu, kafein mengganggu tidur, yang memperparah stres. Batasi asupan dan coba alternatif seperti teh herbal atau kopi tanpa kafein. - Alkohol
Konsumsi alkohol dalam jumlah besar memengaruhi zat kimia di otak yang mengatur suasana hati, sehingga bisa membuat seseorang jadi mudah marah atau tersinggung. Bijaklah dalam mengonsumsinya untuk menjaga kestabilan emosi. - Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Trans
Gorengan dan junk food bisa memicu peradangan di tubuh, termasuk di otak, sehingga memengaruhi mood. Pilih sumber lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun untuk menjaga kesehatan mental. - Camilan Asin
Garam berlebih bisa memengaruhi tekanan darah dan kondisi emosional. Gantilah dengan camilan sehat seperti buah, kacang, atau biji-bijian yang membantu tubuh tetap seimbang. - Sereal Sarapan Tinggi Gula
Meski memberikan dorongan energi cepat, sereal manis menyebabkan penurunan energi drastis setelahnya. Ini bisa membuat Anda mudah lelah, sulit fokus, dan cepat emosi. Pilih sereal gandum utuh rendah gula dengan tambahan protein untuk energi yang lebih tahan lama.
Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga penting bagi kestabilan emosi. Sesekali menikmati makanan kurang sehat itu wajar, namun dengarkan sinyal tubuh dan pilih makanan yang mendukung kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.