Jakarta – SUV listrik berdesain tangguh, Chery J6, kini telah memasuki fase produksi lokal di Indonesia dengan metode completely knock down (CKD). Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan bahwa produksi ini dilakukan untuk memenuhi permintaan konsumen yang telah dibuka sejak ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada bulan Juli lalu.
Walaupun CSI belum memberikan detail tanggal pasti dimulainya produksi J6, diketahui bahwa proses perakitan dilakukan di fasilitas milik Handal Indonesia Motor (HIM) yang berlokasi di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Fasilitas ini juga digunakan untuk merakit model-model Chery lainnya.
Pengumuman produksi ini dilakukan menjelang peluncuran perdana J6 dengan setir kanan kepada publik di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) yang akan berlangsung pada 22 November. CSI menyatakan bahwa selama pameran GJAW, publik dapat melihat dan merasakan langsung unit J6 yang telah disesuaikan untuk pasar domestik. Selain itu, tiga unit test drive juga telah disiapkan untuk dicoba oleh konsumen di pameran otomotif tersebut.
Sebelumnya, J6 telah dipamerkan di GIIAS 2024 dengan nama iCar 03. Namun, pada bulan Oktober lalu, CSI memutuskan untuk mengganti nama model ini menjadi J6. Keputusan ini diambil untuk memberikan identitas yang lebih kuat dan sesuai dengan strategi pemasaran perusahaan.
Di pasar domestik, J6 tersedia dalam dua varian. Varian pertama adalah All-Wheel Drive (AWD) yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas 69,77 kWh dan memiliki jarak tempuh hingga 418 km. Varian kedua adalah Rear-Wheel Drive (RWD) dengan baterai 65,69 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 426 km.
CSI mengungkapkan bahwa hingga saat ini, J6 telah menerima pesanan sebanyak 300 unit. Harga resmi dari J6 akan diumumkan pada ajang GJAW 2024, dengan estimasi harga berkisar antara Rp500 juta hingga Rp600 juta.