Jakarta – Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Ipul, mengungkapkan bahwa R.M Margono Djojohadikusumo, kakek dari Presiden Prabowo Subianto, dianggap layak untuk menerima gelar pahlawan nasional. Usulan ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan.
Gus Ipul tidak menjelaskan secara rinci alasan spesifik mengapa kakek Prabowo dianggap pantas mendapatkan gelar tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa jika semua persyaratan terpenuhi, proses penetapan gelar pahlawan nasional dapat segera dilaksanakan. Hal ini menunjukkan keyakinan bahwa kontribusi R.M Margono Djojohadikusumo terhadap bangsa patut dihargai.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial telah mengajukan 16 nama tokoh yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Nantinya, Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan akan melakukan seleksi ketat untuk memilih enam nama yang paling layak.
Gus Ipul menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan nama-nama tokoh yang terpilih setelah menyelesaikan kunjungan luar negerinya yang berlangsung selama sekitar 16 hari. Pengumuman ini diharapkan dapat memberikan penghargaan yang layak bagi para tokoh yang telah berjasa bagi bangsa.
Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November menjadi momen penting bagi pemerintah untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada tokoh-tokoh yang berjasa. Tahun ini, tema yang diusung oleh Kementerian Sosial adalah ‘Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu’, yang mengajak masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawan dalam mencintai tanah air.
Pada tahun 2023, Presiden ke-7 RI Joko Widodo telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh berdasarkan Keputusan Presiden nomor 115-TK-tahun 2023 tertanggal 6 November 2023. Tokoh-tokoh tersebut adalah Ida Dewi Agung Jambe dari Bali, Bataha Santiago dari Sulawesi Utara, M. Tabrani dari Jawa Timur, Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah, KH Abdul Chalim dari Jawa Barat, dan KH Ahmad Hanafiah dari Lampung.