Kontroversi Wasit Ahmed Al Kaf Warnai Laga Bahrain vs Indonesia

redaktur
2 Min Read

Jakarta – Shin Tae Yong, juru taktik Timnas Indonesia, menyoroti keputusan kontroversial wasit Ahmed Al Kaf dalam laga antara Bahrain dan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurutnya, pengadil lapangan asal Oman tersebut terlalu mudah memberikan pelanggaran kepada tim tuan rumah, Bahrain.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, ini diwarnai oleh sejumlah keputusan wasit yang dipertanyakan. Selain dianggap terlalu mudah memberikan pelanggaran kepada timnas Bahrain, Ahmed Al Kaf juga membiarkan injury time berjalan lebih lama dari waktu tambahan yang seharusnya diberikan.

Bahrain berhasil menyamakan kedudukan ketika injury time memasuki menit kesembilan, meskipun wasit Al Kaf hanya memberikan tambahan waktu enam menit. Akibatnya, kemenangan pertama yang sudah di depan mata bagi Timnas Indonesia harus sirna.

Berita Lainnya  Shin Tae-Yong Ungkap Jepang Tak Terkalahkan, Arab Saudi Tampil Memukau di Laga Tandang!

Merespons keputusan wasit yang kontroversial ini, PSSI melalui anggota Exco Arya Sinulingga, memastikan akan melayangkan surat protes resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). PSSI merasa tidak puas dengan kinerja wasit Ahmed Al Kaf yang dianggap merugikan Timnas Indonesia.

Kegagalan meraih kemenangan melawan Bahrain berdampak pada posisi Timnas Indonesia di klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat ini, Tim Merah Putih berada di posisi kelima dengan tiga poin, di bawah Jepang yang memimpin dengan sembilan poin, serta Australia, Arab Saudi, dan Bahrain yang masing-masing mengoleksi empat poin.

Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya di klasemen Grup C. Pertandingan selanjutnya melawan China di Stadion Qingdao, China, pada Selasa (15/10), menjadi kesempatan bagi Tim Garuda untuk meraih poin penuh dan memperbaiki posisi di klasemen.

Berita Lainnya  Jadwal Liga Champions: Borussia Dortmund vs AC Milan, Newcastle jamu PSG
Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *