HALUAN.CO – Cokelat memang kerap jadi favorit banyak orang karena kelezatannya yang mampu memperbaiki suasana hati. Tak heran jika setiap 7 Juli dunia merayakan Hari Cokelat Sedunia.
Di balik kenikmatannya, ternyata dark chocolate menyimpan manfaat besar, salah satunya membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Sebuah penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health yang dipublikasikan dalam jurnal The BMJ menemukan bahwa konsumsi cokelat sekitar 141 gram per minggu dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 10 persen.
Namun manfaat ini meningkat hingga 21 persen pada mereka yang rutin mengonsumsi dark chocolate lima kali dalam seminggu.
Hal ini berbeda dengan milk chocolate, yang justru tidak menunjukkan efek serupa. Konsumsi berlebihan cokelat jenis ini dikaitkan dengan peningkatan berat badan yang dapat memicu diabetes.
Penulis utama penelitian, Binkai Liu, menegaskan bahwa tidak semua jenis cokelat memberikan efek yang sama.
“Bagi pecinta cokelat, ini adalah pengingat bahwa memilih dark chocolate bisa membawa dampak yang lebih baik untuk kesehatan,” ungkapnya.
Meski kalori dan kandungan lemak jenuh dark chocolate hampir setara dengan milk chocolate, kandungan polifenol yang tinggi dalam dark chocolate diyakini menjadi kunci manfaat kesehatannya.
Polifenol ini membantu menetralisir efek negatif dari gula dan lemak terhadap tubuh.
Karena itu, dark chocolate bisa menjadi pilihan camilan yang lebih sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.
Ini bisa menjadi langkah sederhana dalam menjaga kesehatan dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2.