Jakarta – Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad (Persero), telah menegaskan kesiapan perusahaan dalam memproduksi kendaraan Maung untuk keperluan operasional para menteri, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, Mose belum memberikan rincian mengenai jumlah unit yang akan disiapkan untuk mendukung jajaran menteri dalam Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana memfasilitasi para menteri dan seluruh pejabat eselon 1 dengan mobil Maung buatan PT Pindad (Persero) sebagai kendaraan dinas resmi. Pernyataan tersebut dijelaskan Anggito dalam acara Puncak Dies Natalis Ke-15 dan Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menurut Anggito, Presiden Prabowo memiliki visi untuk menghapus penggunaan mobil impor sebagai kendaraan dinas di masa pemerintahannya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mendukung industri otomotif dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.