Jakarta – Cristiano Ronaldo kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dengan penampilan gemilangnya saat Al Nassr menaklukkan Damac. Pertandingan di Liga Arab Saudi ini menjadi panggung bagi Ronaldo yang mencetak dua gol, termasuk eksekusi penalti ke-200 dalam kariernya yang cemerlang.
Ronaldo, ikon sepak bola asal Portugal, mencatatkan eksekusi penalti ke-200 ketika membantu Al Nassr meraih kemenangan 2-0 atas Damac. Gol pembuka Ronaldo lahir dari titik putih pada menit ke-17, menampilkan ketenangan dan keahliannya dalam mengeksekusi penalti dengan presisi.
Tak berhenti di situ, Ronaldo menambah koleksi golnya di babak kedua. Memanfaatkan umpan tarik dari Nawaf Al Boushal, Ronaldo melepaskan tembakan first time dengan kaki kiri dari jarak dekat, memastikan kemenangan Al Nassr dengan skor akhir 2-0.
Menurut laporan Daily Mail, Ronaldo tercatat sebagai eksekutor penalti dengan tingkat konversi gol tertinggi sebesar 84,5 persen. Dari 200 eksekusi penalti yang dilakukannya, Ronaldo berhasil mencetak 169 gol, tidak termasuk adu penalti. Statistik ini menempatkannya di atas rivalnya, Lionel Messi, yang memiliki tingkat keberhasilan 78,17 persen dengan 111 gol dari 142 penalti.
Meskipun Ronaldo memiliki tingkat konversi yang tinggi, ia masih berada di bawah Robert Lewandowski yang memiliki rasio 89,36 persen. Namun, jumlah gol penalti Lewandowski (87 gol dari 104 penalti) masih lebih sedikit dibandingkan Ronaldo. Harry Kane juga memiliki rasio konversi lebih tinggi dari Ronaldo, yaitu 88,42 persen, tetapi baru mencetak 84 gol dari 95 penalti.
Yang pasti, belum ada pemain lain yang mampu menandingi jumlah penalti dan gol yang dicetak Ronaldo. Rekor Ronaldo ini tentunya masih berpotensi untuk bertambah mengingat ia masih aktif bermain di level klub dan tim nasional meski sudah menginjak usia 39 tahun.
Selain itu, CR7 juga berhasil mempertajam rekor gol terbanyak sepanjang sejarah dengan koleksi gol yang berjumlah 915. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid ini masih berambisi mengejar rekor 1.000 gol sebelum memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola.