Jakarta – Saint Lucia mencuri perhatian dunia dengan hanya mengirim empat atlet ke Olimpiade 2024 di Paris. Meskipun jumlah atlet yang dikirim sangat sedikit, mereka berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak.
Dari empat atlet yang dikirim, dua berasal dari cabang olahraga atletik, sementara masing-masing satu atlet berkompetisi di cabang olahraga layar dan renang. Namun, hanya cabang atletik yang berhasil menyumbangkan medali untuk Saint Lucia.
Medali kedua tersebut diraih oleh atlet yang sama, Julien Alfred. Ia berkompetisi di dua nomor sekaligus, yaitu 100 meter putri dan 200 meter putri. Di nomor 100 meter putri, Alfred berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 10,72 detik, mengalahkan dua sprinter Amerika Serikat, Sha’Carri Richardson dan Melissa Jefferson, yang masing-masing meraih perak dan perunggu.
Di nomor 200 meter putri, Alfred finis di posisi kedua dan meraih medali perak dengan catatan waktu 22,08 detik. Ia kalah dari wakil Amerika Serikat, Gabrielle Thomas, yang meraih medali emas di nomor ini.
Prestasi yang diraih Julien Alfred sangat fenomenal bagi Saint Lucia. Sebelumnya, negara ini belum pernah mendapatkan medali di ajang Olimpiade. Oleh karena itu, Olimpiade 2024 menjadi momen bersejarah bagi Saint Lucia, meskipun mereka hanya mengirimkan empat atlet.
Saint Lucia, negara di kepulauan Karibia, Amerika Utara, pertama kali ikut serta dalam Olimpiade pada tahun 1996. Sejak saat itu, mereka selalu mengirim atlet dengan jumlah yang tidak lebih dari 10 orang. Jumlah atlet terbanyak yang pernah mereka kirimkan adalah enam orang pada debut mereka di Olimpiade.
Selama tujuh edisi Olimpiade berturut-turut, Saint Lucia, negara dengan populasi sekitar 180 ribu penduduk, tidak pernah meraih medali. Hingga akhirnya, Julien Alfred menjadi atlet pertama dan satu-satunya yang berhasil mempersembahkan medali untuk negaranya di Olimpiade 2024.
Saint Lucia mengakhiri Olimpiade 2024 dengan berada di posisi ke-55, bersama dengan Botswana, Chile, dan Uganda. Prestasi ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi negara kecil di Karibia tersebut.