Pengiriman Smartphone Global Anjlok 22 Persen di Kuartal III 2026, Ini Penyebabnya

adminhaluan
2 Min Read
Ilustrasi smartphone.

HALUAN.CO – Pasar smartphone dunia mencatat kuartal yang berat. Berdasarkan estimasi awal lembaga riset IDC yang dilaporkan pada 19 Oktober 2026, pengiriman smartphone global pada kuartal III 2026 turun 22,0 persen secara tahunan menjadi 255,3 juta unit. Lembaga riset Omdia mencatat penurunan sekitar 20 persen.

Penurunan ini disebut sebagai yang terbesar dalam data pelacakan awal IDC dan terjadi hampir di seluruh merek besar, sehingga bukan persoalan satu vendor saja.

Samsung dan Apple Tetap Teratas

Meski pasar menyusut, urutan lima besar vendor tidak berubah drastis. Berikut estimasi pengiriman pada kuartal III 2026:

  • Samsung: 57,8 juta unit (pangsa 22,6 persen).
  • Apple: 57,3 juta unit (pangsa 22,4 persen).
  • Xiaomi: 30,7 juta unit (pangsa 12,0 persen).
  • OPPO: 25,6 juta unit (pangsa 10,0 persen).
  • vivo: 19,1 juta unit (pangsa 7,5 persen).
Berita Lainnya  Google Luncurkan Gemini Live: AI Pintar yang Bisa Ngobrol dengan Anda!

Samsung dan Apple bersama-sama menguasai sekitar 45 persen pengiriman global.

Biang Keroknya: Memori yang Makin Mahal

Penyebab utamanya adalah melonjaknya biaya memori. IDC memperkirakan biaya memori naik sekitar 350 persen secara tahunan karena kapasitas pabrik DRAM dan NAND banyak dialihkan untuk akselerator AI dan memori berkecepatan tinggi bagi pusat data. Akibatnya, produsen smartphone harus menanggung biaya komponen yang jauh lebih besar.

Dampaknya terasa di harga. Harga jual rata-rata smartphone pada 2026 diperkirakan naik sekitar 14 persen menjadi kisaran 523 dolar AS, yang membuat konsumen menunda mengganti perangkat.

Proyeksi: Pemulihan Paling Cepat 2028

Ke depan, IDC memproyeksikan pengiriman smartphone sepanjang 2026 turun 12,9 persen menjadi sekitar 1,1 miliar unit, dengan pertumbuhan yang baru kembali paling cepat pada 2028. Omdia memperkirakan penurunan 12 persen pada 2026 dan 6 persen lagi pada 2027. Proyeksi antarlembaga dan antarlaporan memang bisa berbeda karena pembaruan data yang terus berjalan.

Berita Lainnya  Budi Arie Bongkar Isu Meutya Hafid Jadi Menkominfo di Era Prabowo!

Apa Artinya bagi Konsumen?

Selama pasokan memori masih ketat, harga smartphone baru berpotensi tetap tinggi atau spesifikasinya dipangkas pada rentang harga yang sama. Konsumen yang berencana membeli perangkat baru sebaiknya membandingkan spesifikasi dengan cermat, terutama kapasitas RAM dan penyimpanan, sebelum memutuskan.

Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *